Viral Ayah Gantikan Wisuda Anaknya Ber-IPK 3,9 yang Meninggal karena Kecelakaan

kumparan Dipublikasikan 05.27, 12/08/2020 • kumparanNEWS
Arif, ayah Andi Musdalifah Arif memperlihatkan ijazah anakanya yang meninggal dunia. Foto: Dok. Istimewa

Seorang ayah menggantikan putrinya untuk menghadiri acara wisuda di UIN Alauddin, Makassar, pada Selasa (11/8). Sebab, anaknya itu meninggal karena kecelakaan. Momen yang tak biasa ini dialami Muh. Arif Bochari (50), ayah Andi Musdalifah Arif, warga Kabupaten Bulukumba, Sulsel.

Musdalifah Arif meninggal dunia karena mengalami kecelakaan tunggal pada (23/5) atau tepat di hari Idul Fitri 2020. Sebelum kejadian itu, almarhum telah menyelesaikan kuliahnya di jurusan Ilmu Perpustakaan Fakultas Adab dan Humaniora di UIN Alauddin. Almarhum lulus dengan predikat Cum Laude dengan IPK 3,9.

"Anakku kecelakaan dan meninggal dunia. Jadi saya gantikan ikut wisuda," kata Arif kepada wartawan, Rabu (12/8).

Ia mengatakan, anaknya sempat menceritakan mimpinya untuk melanjutkan kuliah di Kediri, Jatim. Meski begitu, takdir berkata lain.

"Anakku dulu pernah cerita, kalau dia lulus wisuda, mau lanjutkan pendidikan di Kediri tapi sekarang tidak ada mikasihan," tambahnya.

Arif menerima ijazah putrinya. Foto: Dok. Istimewa

Saat mewakili anaknya, Arif tampak tegar menuju ke atas panggung. Ia langsung membungkukkan badan sebagai tanda penghormatan kepada Rektor UIN Alauddin, Hamdan Juhannis sebelum menerima ijazah almarhum putrinya.

Suasana haru sempat pecah saat protokoler wisuda memanggil nama Andi Musdalifah Arif SIP. Tepuk tangan bergemuruh dari peserta wisudawan mewarnai langkah kaki ayah almarhum menuju panggung.

Sementara itu, Hamdan beserta jajarannya ini memberikan semangat dan penghormatan kepada Arif. Dia bahkan memberikan hak istimewa dengan menyerahkan langsung ijazah dan menyelami langsung orang tuanya.

Ayah gantikan wisuda anaknya yang meninggal di UIN Alauddin Makassar. Foto: Dok. Istimewa

"Sebagai bentuk apresiasi dan penghormatan kepada mahasiswi kami yang meninggal dunia, kami memberikan langsung ijazah kepada orang tuanya dan menyalaminya tanpa ada sekat di tengah pandemi COVID-19 saat ini," ujarnya.

Artikel Asli