Viral! Aksi Kontrol Bola Firza Andika Disamakan dengan Marcelo

INDOSPORT.com Diupdate 04.25, 08/12/2019 • Dipublikasikan 04.43, 08/12/2019 • Penulis: Edo Bramantio | Editor: Cosmas Bayu Agung Sadhewo

INDOSPORT.COM - Pemain belakang PSM Makasar dan timnas Indonesia, Firza Andika, menjadi viral setelah munculnya video yang menunjukkan kehebatannya mengontrol bola seperti bintang Real Madrid, Marcelo.

Firza Andika adalah pemain muda asal Medan, Indonesia, yang masih berusia 20 tahun. Meski masih belia, tapi dirinya memiliki kemampuan bermain sepak bola yang sangat baik dan terus menjadi andalan ketika membela timnas Indonesia U-19 atau U-23.

Di SEA Games 2019, atlet yang berperan sebagai bek kiri itu juga terus menjadi starter di bawah asuhan Indra Sjafri. Karena kontribusi dirinya, tim Garuda Muda mampu menjadi runner-up Grup B dan akhirnya tembus final untuk menghadapi tim Golden Stars Vietnam.

Pilihan Indra Sjafri untuk selalu mengandalkannya memang bukan tanpa alasan. Berdasarkan unggahan video melalui akun Instagram 2touchinternational, sosok yang memiliki tinggi badan 1,67 meter itu ternyata memiliki kemampuan kontrol bola sehebat bek Real Madrid yang bernama Marcelo.

Dalam video berdurasi singkat itu, tampak Zulfiandi memberi umpan lambung ke arah Firza di laga semifinal SEA Games 2019 melawan Myanmar. Ternyata, pemain jebolan Akademi Semen Padang itu mampu menghentikan bola di rumput dengan satu sentuhan tepat di bawah sepatunya. Berikutnya, tampak cuplikan video Marcelo yang juga melakukan gerakan serupa.

        View this post on Instagram                      

A post shared by 2Touch International (@2touchinternational) on Dec 7, 2019 at 6:58pm PST

"Siapa yang lebih baik (dalam melakukan kontrol tersebut)? Firza Andika atau Marcelo?" Tulis 2touchinternational melalui caption unggahan mereka itu.

Pemain seperti Firza Andika adalah sosok yang bakal memberi rasa aman bagi timnas Indonesia U-23 yang akan menjalani partai final sepak bola melawan Vietnam di SEA Games 2019. Dengan kemampuan yang ia miliki, bukan tidak mungkin Garuda Muda mampu membalas kekalahan 1-2 di babak grup dan meraih medali emas.

Artikel Asli