Viral Akad Nikah Calon Pengantin Delay Gegara KUA Tutup Dadakan, Rombongan Ngemper di Teras Kantor

Tribun Style Dipublikasikan 11.55, 28/01/2020 • Vega Dhini Lestari
Viral Akad Nikah Calon Pengantin Delay Gegara KUA Tutup Dadakan, Rombongan Ngemper di Teras Kantor

TRIBUNSTYLE.COM - Berita viral hari ini datang dari pasangan calon pengantin asal Teras, Boyolali.

Media sosial kini sedang ramai gara-gara calon pengantin di Kecamatan Teras Boyolali itu pernikahannya harus delay alias ditunda.

Akad nikah calon pengantin ini ditunda gara-gara kantor KUA yang dituju tutup dadakan.

Kisah ini pertama kali diunggah oleh akun Facebook Krisnanto Budi.

Krisnanto Budi mengunggah sebuah foto pasangan calon pengantin yang berada di teras kantor KUA bersama rombongan keluarganya.

Keluarga rombongan pasangan calon pengantin ini harus "ngemper" di teras KUA karena tutup dadakan.

Akad nikah pasangan Tori Adi Rizaldi asal Pasar Kliwon, Solo, dengan Kurnia Hidayah warga Dukuh Jebolan, Desa Randusari, Kecamatan Teras, Boyolali, sempat mundur lantaran KUA Teras tutup, Senin (27/1/2020). (TRIBUNSOLO.COM/ISTIMEWA)

Unggahan yang dibagikan melalui grup Facebook Info Cegatan Boyolali itu menjadi viral dan disukai lebih dari ribu kali.

"Ijab jam 10 kantor KUA Teras sih tutup, dagelan iki - di KUA Teras, Boyolali," tulis akun Krisnanto Budi.

Unggahan ini lalu dibagikan ulang ke Twitter oleh akun @PenjahatGunung pada sore ini, Selasa 28 Januari 2020.

Kiriman yang dibagikan oleh akun @PenjahatGunung mendapatkan berbagai komentar dari netizen.

@Budi_990
"Kui sing nggowo kunci mesti mantan e."

@hellocicaaak
"masku pernah, dan kita keluarga nunggu didepan pintu KUA."

@cyntyaadevi
"Yaampun iki koncoku sma min."

Rupanya kejadian kurang menyenangkan ini dialami oleh pasangan Tori Adi Rizaldi dan Kurnia Hidayah.

Seperti dikutip dari Tribun Solo, Tori berasal dari Pasar Kliwon, Solo sedangkan Kurnia adalah warga Dukuh Jebolan, Desa Randusari, Teras, Boyolali.

Sesuai informasi yang dihimpun oleh Tribun Solo, pasangan ini sesuai jadwal seharusnya melangsungkan akad nikah pada Senin 27 Januari 2020 pukul 10.00 WIB.

Akad nikah Tori dan Kurnia dilangsungkan di KUA Teras Boyolali.

Setibanya di lokasi akad nikah, rombongan keluarga calon pengantin dibuat bingung karena KUA tutup.

Di jendela kaca tersebut sudah tertempel pengumuman soal informasi KUA yang tutup sementara.

"KUA Teras Boyolali tutup pukul 09.30 WIB hingga pukul 13.00 WIB."

Viral akad nikah calon pengantin delay gara-gara KUA tutup dadakan (Facebook ICB via Twitter @PenjahatGunung)

Ternyata para petugas KUA sedang pergi melayat ke Boyolali.

Perwakilan dari pihak pengantin pria, Sumardi mengaku kaget dengan tutupnya KUA ini.

Sumardi menjelaskan jadwal akad nikah Tori dan Kurnia sudah ditetapkan sejak lama dan mereka datang tepat waktu.

"Hari kerja dan kami datang sesuai jadwal yang ditetapkan," kata Sumardi kepada Tribun Solo pada Selasa 28 Januari 2020.

Gara-gara para petugas pergi melayat, keluarga calon pengantin ini harus menunggu selama satu jam.

Akad nikah sesuai jadwal mulanya dilaksanakan pada pukul 10.00 WIB.

Tapi terpaksa harus mundur dan dilangsungkan pada pukul 11.00 WIB.

Petugas KUA datang pada pukul 10.50 WIB.

Atas insiden ini, pihak KUA Teras akhirnya meminta maaf.

Penghulu KUA Teras, Suharto meminta maaf atas penundaan akad nikah itu.

Menurut Suharto, kejadian ini gara-gara miskomunikasi.

Pihak KUA mengaku tidak berniat mengundurkan jadwal akad nikah Tori dan Kurnia ini.

Mereka menyebut jika telah mengabari pihak keluarga calon mempelai melalui Pembantu Pegawai Pencatat Nikah Desa Teras.

Kabar tersebut seharusnya dikirimkan oleh Pembantu Pegawai Pencatat Nikah (P3N) melalui WhatsApp kepada keluarga calon pengantin.

"Karena ada agenda melayat, diusulkan menunda akad nikah setelah Dhuhur," jelas Suharto.

Suharto juga menjelaskan pihaknya tidak meminta kabar lagi dari petugas P3N hingga mendapatkan kabar bahwa keluarga calon pengantin "ngemper di teras KUA.

Mendengar kabar itu, Suhati langsung buru-buru ke KUA.

"Saya tahu kabar itu kemudian buru-buru ke Kantor KUA," ungkap Suharto.

Sementara itu Suharto juga berharap kejadian ini bisa menjadi pembelajaran bagi KUA Teras ke depannya.

"Ini jadi pembelajaran bagi kami ke depan," ujarnya. (TribunStyle/Vega Dhini Lestari)

Artikel Asli