Viral ‘Kocheng Oren’, Benarkah Kucing Berbulu Oranye Punya Polah Lebih Aneh Dibanding Kucing dengan Warna Bulu Lainnya

Intisari Dipublikasikan 08.20, 03/07/2019 • Ade S
Kocheng oren, sebutan untuk kucing oranye yang perilakunya ajaib.

Intisari-Online.com - Beberapa waktu belakangan ini istilah "kocheng oren" cukup sering muncul di media sosial, khususnya Instagram.

Belum diketahui secara pasti mengenai alasan mengapa "kocheng oren" seolah menjadi artis baru di dunia maya.

Namun, beberapa orang meyakini hal ini disebabkan oleh seringnya kucing-kucing berbulu oranye bertingkah ajaib.

Saking ajaibnya, mereka kadang dianggap berpolah layaknya manusia.

Meme soal kocheng oren' (Twitter/CH0CH0BALL/bopievv)

 

Sebutan ini semakin banyak digunakan, karena semakin banyak foto dan video yang menunjukkan tingkah ajaib kucing berwarna oranye.

Namun, benarkah semua kucing berbulu oranye memilik tingkah laku yang berbeda dibanding kucing dengan warna bulu lain?

Mari kita simak penejasannya berikut ini.

Sama Seperti Manusia, Kucing Punya Karakter yang Berbeda-beda

Perilaku kucing bisa dipengaruhi oleh banyak faktor, contohnya dari ras. Kucing ras persia dan maine coon dikenal lebih ramah dan lebih suka berada di rumah.

Sementara kucing domestik atau yang biasa disebut kucing kampung, lebih lincah dan lebih suka berada di luar rumah.

Selain ras, perliaku kucing juga bisa dipengaruhi oleh jenis kelamin.

Kocheng Oren' (Twitter/accedemtasiastt)

Umumnya, kucing betina lebih manja dan lebih diam dibanding kucing jantan.

Selain itu, lingkungan juga memengaruhi perilaku kucing, teman-teman.

Kucing yang tinggal di jalan punya perilaku yang lebih agresif. Hal ini wajar terjadi, teman-teman.

Hidup di jalanan lebih banyak bahayanya dibanding di rumah. Karena itu, mereka terbiasa agresif untuk melindungi dirinya.

Apakah Warna Kucing Memengaruhi Perilakunya?

Ternyata ada beberapa penelitian yang menyimpulkan bahwa warna kucing memengaruhi perilakunya.

Ada yang meyakini bahwa jumlah melanin (pigmen warna dalam tubuh) pada kucing memengaruhi dopamin (hormon yang memengaruhi aktivitasnya).

Menurut penelitian yang diterbitkan Journal of Applied Animal Welfare Science, kucing calico (punya tiga warna: putih, oranye, dan hitam) dan tortoiseshell (campuran warna oranye dan hitam) umumnya lebih agresif atau suka menyerang.

Kocheng Oren' (Twitter/elevatorneraka)

Begitu juga studi dari UC Berkeley. Studi ini juga menunjukkan bahwa pada umumnya, kucing berwarna tortoiseshell dan calico lebih lincah dan agresif.

Bagaimana dengan kucing oranye? Dari penelitian ini, kucing oranye ternyata termasuk kucing yang ramah.

Penelitian lain yang dilakukan pada 2015 menunjukkan bahwa kucing oranye biasanya menunjukkan sikap pemalas dan lebih santai, tapi ramah dan penyayang.

Uniknya, kucing oranye biasanya lebih sering mengeong dengan keras untuk menarik perhatian pemiliknya.

Meski sudah banyak dilakukan penelitian tentang hubungan antara warna dan tingkah laku kucing, ternyata penelitian-penelitian ini masih dianggap bias dan tidak pasti.

Jika dilihat seperti penjelasan sebelumnya, memang ada banyak faktor yang menentukan tingkah kucing, teman-teman. Karena itu, warna bukan menjadi satu-satunya tolok ukur perilaku kucing.

Bagaimana dengan tingkah laku kucing oranye di sekitarmu?

Artikel Asli