Viral Antrean Ambulans di RS Darurat Wisma Atlet, Pengelola: Kapasitas Masih Banyak

Bisnis.com Dipublikasikan 03.24, 16/09 • Nindya Aldila
Petugas medis memeriksa kesiapan alat di ruang ICU Rumah Sakit Darurat Penanganan COVID-19 Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, Senin (23/3/2020). Presiden Joko Widodo yang telah melakukan peninjauan tempat ini memastikan bahwa rumah sakit darurat ini siap digunakan untuk karantina dan perawatan pasien Covid-19. Wisma Atlet ini memiliki kapasitas 24 ribu orang, sedangkan saat ini sudah disiapkan untuk tiga ribu pasien./Antara
Kakesdam Jaya Donny Guntur menerangkan bahwa antrean terjadi, karena memang kebetulan ambulans yang membawa pasien datang pada waktu yang bersamaan, sehingga terjadi antrean.

Bisnis.com, JAKARTA – Tersebar video selama 29 detik menunjukkan adanya antrean ambulans yang mau masuk ke dalam Rumah Sakit Darurat Covid-19 Wisma Atlet pada Selasa (15/9/2020) malam.

Komando Gabungan Wilayah Pertahanan I (Kogabwilhan I) sebagai pengelola mengatakan operasional Wisma Atlet masih normal.

Perwira Penerangan Kogabwilhan I Kolonel Marinir Aris Mudian mengatakan bahwa tidak ada informasi spesial terkait dengan antrean tersebut.

“Sampai saat ini situasi di sana ya memang seperti itu, memang banyak ambulansnya,” terangnya kepada Bisnis, Rabu (16/9/2020).

Sementara itu, Kakesdam Jaya Donny Guntur menerangkan bahwa antrean terjadi, karena memang kebetulan ambulans yang membawa pasien datang pada waktu yang bersamaan, sehingga terjadi antrean.

“Ya, karena datang bersamaan sebelum pukul 21.00 WIB, jadi sesaat memberi kesan ramai. Sebetulnya, untuk kapasitas masih ada cukup banyak,” jelasnya.

Pada hari ini, Rabu (16/9/2020) tercatat jumlah pasien yang dirawat di RSDC Wisma Atlet sebanyak 1.740 orang dengan seluruhnya sudah terkonfirmasi positif.

Dari total pasien tersebut, artinya kapasitas RSDC Wisma Atlet yang sudah terpakai adalah sekitar 66,5 persen. Kendati demikian, jumlah tersebut memang sudah lebih tinggi dari anjuran WHO yaitu maksimal 60 persen.

Terkait dengan penambahan kapasitas, Wisma Atlet hanya menambahkan kapasitas perawatan pasien tanpa gejala untuk isolasi mandiri di Tower 5 dengan kapasitas 2.500 orang.

Ambulans ngantri masuk RSDC Wisma Atlet. Malam ini.
…dan banyak yang nyari ruang perawatan intensif. Yang sehat tolong jaga diri. Yang sakit kita doakan agar segera pulih.
Episode ini bukanlah episode yang mudah bagi kita sebagai sebuah bangsa. Tapi inilah waktu kita bersatu. pic.twitter.com/qryy7puXs6

— dr. Andi Khomeini Takdir (@dr_koko28) September 15, 2020

Sementara, dalam beberapa pekan ke depan diperkirakan akan Tower 4 juga akan dipergunakan dengan kapasitas 1.546 tempat tidur.

Sebelumnya, sebuah video berdurasi 29 detik yang dibagikan oleh akun twitter @dr_koko28 milik Founder sekaligus Chairman JDN Indonesia Andi Khomeini Takdir.

Dalam video tersebut, Andi menerangkan banyak pasien terkonfirmasi positif Covid-19 tengah mencari ruang perawatan intensif.

“Ambulans ngantri masuk RSDC wisma Atlet. Malam ini. Dan banyak yang mencari ruang perawatan intensif. Yang sehat tolong jaga diri. Yang sakit kita doakan agar segera pulih,” cuit Andi melalui twitter pribadinya @dr_koko28 pada Selasa (15/9/2020).

Artikel Asli