Videonya Dihapus YouTube, Anji Maji Merasa Dituding Beri Panggung Orang Tak Kredibel

Pikiran Rakyat Dipublikasikan 04.18, 03/08/2020 • Vidia Elfa Safhira
Musisi Anji Manji sebut netizen secara tidak sadar memberi panggung pada orang yang tidak mereka suka.*

PIKIRAN RAKYAT - Nama Anji Manji kini kian diperbincangkan setelah berbagai pendapatnya yang ia uangkapkan di media sosial.

Seperti baru-baru ini, Anji baru saja mengunggah sebuah video ke laman YouTube Dunia Manji. Dalam tayangan tersebut, Anji mengundang seorang yang diketahui adalah profesor sekaligus Kepala Tim Riset Formula Antibodi Covid-19 bernama Hadi Pranoto.

Dalam perbincangannya bersama Hadi Pranoto, Anji membahas obat Covid-19 yang diklaimnya sudah ditemukan oleh profesor tersebut.

Hadi Pranoto mengklaim temuan antibodi Covid-19 itu telah menyembuhkan banyak orang dari infeksi virus corona. Namun, video yang diunggah pada 31 Juli 2020 itu tersebut menuai kontroversi dan akhirnya terpaksa di take downdari YouTube.

"Video ini telah dihapus karena melanggar Pedoman Komunitas YouTube," tulis keterangan saat membuka link video tersebut.

Penghapusan video tersebut dari YouTube juga dilatarbelakangi oleh berbagai saran untuk Anji karena telah menyebar luaskan informasi yang dikiranya belum tentu valid.

Seperti yang diberitakan Pikiran-Rakyat.com  sebelumnya, musisi yang juga dokter, Teuku Adifitrian atau Tompi mengatakan, Anji perlu mengecek latar belakang orang yang diwawancara terlebih dahulu.

Selain itu, sebuah temuan medis juga seharusnya dipresentasikan secara ilmiah.

"Lagi heboh banget sama berita @duniamanji wawancara profesor penemu obat Covid , bukan nggak mungkin loh, bisa saja bener. Tapi begini Anji, sebuah penemuan apalagi medis ya, harus di presentasikan dengan tata cara ilmiah, supaya teruji terukur dan bisa diulang," tulis Tompi melalui akun Twitter @dr_tompi.

Tak sedikit netizen yang juga menganggap Anji terlalu memberikan panggung untuk orang-orang yang belum terverifikasi sebagai seorang sumber yang kredibel.

Atas kritikan yang didapatkannya, Anji lantas mencurahkan perasaannya ke laman Instagram pribadi @anjimanji.

Mantan vokalis Drive ini merasa dirinya sama sekali berniat memberikan panggung untuk orang yang tidak kredibel.

"Saya dikatakan memberi panggung pada orang yang tidak kredibel. Videonya di share ke mana-mana oleh banyak orang. Menjadi trending. Lalu dibanned oleh pihak YouTube," kata Anji seperti dikutip Pikiran-Rakyat.com dari Instagram Story ada 3 Agustus 2020.

Anji mengklaim bila yang memberikan panggung sesungguhnya adalah netizen itu sendiri.

"Secara tidak sadar, orang-orang juga memberi panggung pada hal yang mereka tidak suka," pungkas Anji.

Artikel Asli