Video Anji Manji dengan Hadi Pranoto Dihapus YouTube, Ini 5 Fakta Terbarunya

Merdeka.com Dipublikasikan 04.45, 04/08/2020

                Anji Manji dan Hadi Pranoto. ©2020 Merdeka.com/Tangkapan Layar Video Youtube
Nama Anji Manji kembali santer terdengar setelah mengunggah sebuah video di channel YouTube pribadinya. Dalam video tersebut, Anji mengundang Hadi Pranoto yang telah mengklaim bahwa obat Covid-19 sudah ditemukan. Sebelumnya, nama Anji sempat ramai dibicarakan setelah mengomentari foto jenazah dengan protokol Covid-19.

Nama Anji Manji kembali santer terdengar setelah mengunggah sebuah video di channel YouTube pribadinya. Dalam video tersebut, Anji mengundang Hadi Pranoto yang telah mengklaim bahwa obat Covid-19 sudah ditemukan. Sebelumnya, nama Anji sempat ramai dibicarakan setelah mengomentari foto jenazah dengan protokol Covid-19 yang tersebar di media sosial.

"Dan sekarang antibodi Covid 19 ini sudah terbukti menyembuhkan banyak orang. Wisma Atlet pun mendapat pasokan obat ini dan pasien terbukti sembuh," tutur Anji.

Kini video kurang lebih berdurasi 35 menit ini telah dihapus oleh pihak YouTube dengan alasan melanggar ketentuan komunitas. Video milik Anji ini juga menuai banyak respon dari berbagai pihak.

Para artis bahkan ada yang merespon video milik Anji ini. Berikut beberapa fakta dari kasus yang melibatkan Anji dan Hadi Pranoto yang berhasil dirangkum oleh merdeka.com.

Video Ditake Down YouTube

©2020 Merdeka.com/instagram

Video milik Anji yang mengklaim bahwa obat Covid-19 sudah ditemukan ternyata tak bertengger terlalu lama di YouTube. Masih dalam suasana hangat diperbincangkan, video tersebut kemudian hilang dari YouTube.

Diketahui bahwa pihak YouTube telah melakukan take down pada video Anji karena dinilai telah melanggar ketentuan komunitas. Konten dalam video milik Anji ini dianggap memuat hal yang tidak pantas.

Masih Ada di Facebook

Instagram/duniamanji ©2020 Merdeka.com

Meskipun telah hilang dari YouTube, video milik Anji ini rupanya masih bisa diakses melalui Facebook. Dalam akun Anji yang telah bercentang biru, para pengguna Facebook masih bisa menyaksikan isi video ini. 

Mendapat Respon dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI)

©2020 Merdeka.com/Tangkapan Layar Video Youtube

Ramai menjadi perbincangan, video Anji ini ternyata juga mendapatkan respon dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI). Melansir dari Liputan6, Abdul Halik Malik, selaku pejabat humas Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (IDI) mengatakan bahwa klaim tersebut harus bisa dibuktikan. 

"Klaim itu harus dibuktikan dengan serangkaian penjelasan dan riwayat berupa langkah-langkah yang sudah ditempuh. Dalam rekayasa produk ada tahapan yang harus diikuti, ada 8 tahap untuk sampai pada kandidat obat dan produk kesehatan lainnya," tutur Abdul Halik Malik. 

Direspon Kepala Lembaga Biomolekuler Eijkman Institute

©2020 Merdeka.com/Tangkapan Layar Video Youtube

Selain mendapatkan respon dari salah satu pejabat Ikatan Dokter Indonesia (IDI), video milik Anji ini rupanya juga mendapat perhatian dari Kepala Lembaga Biomolekuler Eijkman Institute. Menurut Profesor Amin Soebandrio, dalam video tersebut statement Hadi Pranoto ada yang tidak sesuai.

"Oh itu (klaim Hadi Pranoto), banyak statement yang tidak tepat. Saya tidak mau komentar tentang produknya, karena belum lihat. Namun lihat dari tayangannya saja banyak statement yang tidak sesuai," ucapnya. 

Vaksin Belum Ditemukan

©2020 Instagram Anji Manji

Sampai saat ini vaksin untuk Covid-19 masih terus dikembangkan dan akan diuji coba. Lebih jauh, Profesor Amin Soebandrio mengatakan bahwa sampai saat ini vaksin belum ditemukan. Belum ada obat spesifik yang mampu mengalahkan corona.

"Obat yang spesifik buat virus corona belum ada," tuturnya.

Artikel Asli