Via Vallen Terkejut Rapid Tes Adiknya Non Reaktif tapi Tes Swab Positif Covid-19

Kompas.com Dipublikasikan 10.51, 25/05 • Ira Gita Natalia Sembiring
KOMPAS.com/IRA GITA
Via Vallen saat ditemui di kawasan Darmawangsa, Jakarta Selatan, Selasa (3/9/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Pedangdut Via Vallen terkejut saat mengetahui bahwa adiknya dinyatakan positif terinfeksi virus corona. Padahal, hasil rapid tes menyatakan non reaktif.

Kata Via Vallen, awalnya sang adik didiagnosis mengidap pneumonia.

Kemudian, sang adik menjalani rapid test lantaran pneumonia bisa menjadi awal mula Covid-19.

"Jadi untuk memastikan semuanya beneran baik-baik saja, aku bawa dia rapid ke RS rujukan #covid19 dan hasilnya NON REAKTIVE," kata Via Vallen di Instagram miliknya, Minggu (24/5/2020).

Baca juga: Bujuk Adiknya Tes Swab Corona, Via Vallen Iming-imingi Beri Uang Jajan

Hasil rapid test adik Via Vallen ternyata menunjukan non reaktif. Oleh karenanya, para suster di rumah sakit itu menyatakan tak perlu dilakukan tes swab corona.

Namun, merasa khawatir pada kondisi adik dan keluarganya, Via Vallen meminta tes swab corona tetap dilakukan.

"Aku tanya ada lagi tes buat mastiin corona enggak? Kata beberapa suster di sana ada swab, tapi ini enggak perlu karena rapidnya sudah akurat. (kata mereka) Eman (sayang) uangnya mbak, swab mahal loh dan hasilnya lama," ujar Via Vallen.

Baca juga: Via Vallen Ceritakan Adiknya Positif Corona, Berawal dari Pneumonia

Bahkan, Via Vallen mengiming-imingi sang adik agar dia mau melakukan tes swab corona.

Kemudian, betapa terlejutnya Via Vallen begitu mengetahui hasil tes swab menyatakan sang adik positif terinfeksi virus corona.

"Setelah menunggu 10 hari, ternyata hasilnya POSITIF dan dari dinkes ada yang lapor ke RT buat bantu ngawasin adekku (di luar sepengetahuan keluarga karena aku belum tahu kalau adekku positif )," ujar Via Vallen.

Kini, adik Via Vallen tengah menjalani karantina mandiri di rumah selama dua minggu.

Baca juga: Sempat Depresi karena Bully, Via Vallen: Kok Banyak yang Musuhin Aku

Penulis: Ira Gita Natalia SembiringEditor: Novianti Setuningsih

Artikel Asli