Ular Kobra Meneror di Royal Citayam, dari Mana Asalnya?

Tempo.co Dipublikasikan 12.55, 08/12/2019 • Zacharias Wuragil
Satu di antara anak ular kobra yang ditemukan di kompleks perumahaan Royal Citayam Residence, Bojong Gede, Minggu 8 Desember 2019. TEMPO/M.A MURTADHO
Total sudah ditemukan sebanyak 30 anak ular kobra berkeliaran di kompleks perumahan Royak Citayam Residence, Bojong Gede, Kabupaten Bogor.

TEMPO.CO, Bogor - Total sudah ditemukan sebanyak 30 anak ular kobra berkeliaran di kompleks perumahan Royal Citayam Residence, Bojong Gede, Kabupaten Bogor. Ular-ular jenis berbisa mulai ditemukan di satu rumah warga perumahan pada Rabu 4 Desember 2019.

Hari Cahyo, Ketua Paguyuban Koordinator Warga Perumahan Royal Citayam Residence, memastikan ular datang dari luar kompleks perumahan. Dia menunjuk ke arah kebun-kebun di sekitaran perumahan itu yang tidak terurus.

"Kemarin saya undang pawang ular, dia juga mengatakan asal ular dari kebun," kata Hari saat ditemui di rumahnya, Minggu 8 Desember 2019.

Banyaknya temuan ular kobra langsung mencekam warga perumahan itu. Mereka di antaranya meliburkan aktivitas pengajian di TPA di musala. Beberapa ular memang ada yang ditemukan di sekitar musala itu dan jalan menuju ke sana, selain di beberapa rumah.

"Bahkan di rumah pak Rudi dua kali ditemukan," ucap Heri mencontohkan temuan anak ular kobra di dalam rumah warga.

Saat ini, warga setempat telah melaporkan temuan banyak ular itu ke pemerintahan dan kepolisian setempat. Petugas dari Damkar dan BPBD serta komunitas pecinta reptil pun sudah berada di lokasi bersama-sama warga menyisir sejumlah tempat.

Setelah temuan puluhan anak ular kobra tersebut, mereka rencananya akan bergerak menyisir ke arah kebun di sekitaran perumahan itu. Diharapkan mereka bisa menemukan dan mengevakuasi induk ular.

Artikel Asli