Uji Nyali di Kampung Horor 

Radar Solo Dipublikasikan 04.28, 09/12/2019 • Perdana
BIKIN MERINDING: Spot Kampung Horor paling diburu wisatawan di Sunrise Hill. (IDA FADILAH/JAWA POS RADAR SEMARANG)
BIKIN MERINDING: Spot Kampung Horor paling diburu wisatawan di Sunrise Hill. (IDA FADILAH/JAWA POS RADAR SEMARANG)

WISATA alam selalu memiliki daya tarik bagi pencinta traveling. Salah satunya objek wisata Sunrise Hill yang di-launching 21 April lalu. Wisata tersebut berada di Desa Ndarum Candi, Bandungan, Kabupaten Semarang. 

Wisata ini memiliki keunikan tersendiri, yaitu spot Kampung Horor. Spot ini menjadi unggulan dan keunikan yang tak ditemukan di wisata lain. Pengelola Sunrise Hill Slamet Suramin ingin menampilkan suasana baru dan berbeda. Dia mengaku spot wisata ini identik dengan kultur budaya Indonesia, khususnya Jawa.

“Ini adalah salah satu bentuk nguri-nguri budaya Jawa. Adanya spot Kampung Horor ini karena identik dengan masyarakat Jawa yang kental dengan mistik,” ungkapnya kepada Jawa Pos Radar Semarang.

Meski bernama Kampung Horor, namun tak seseram yang dibayangkan. Di dalamnya terdapat berbagai patung dan replika hantu-hantu lokal. Seperti kuntilanak, pocong, genderuwo, dan lain sebagainya. Juga terdapat vampire dan valak.

“Sekilas memang menyeramkan. Namun ketika sudah masuk di dalamnya tidak begitu. Tapi sempat merinding karena patung-patungnya seperti asli,” kata Aliyatur Rochmaniyah, 22, pengunjung asal Solo.

Selian instagramable, wisata ini juga menyuguhkan konsep keluarga. Dilengkapi taman bermain bagi anak-anak, kolam renang, dan restoran dengan menu tradisional. Sebagai wisata yang mengedepankan pemandangan terbitnya matahari yang dilihat dari bukit, saat ini pengelola sedang menggarap penginapan bagi wisatawan.

Juga ada rumah joglo yang berisi patung dan replika presiden Indonesia. Mulai dari Soekarno hingga Joko Widodo. Ditambah studio foto yang menyuguhkan spot berkonsep Jawa. Pengunjung bisa menyewa pakaian adat Jawa untuk menambah kearifan lokal. Juga menyediakan pakaian khas Jepang, Tiongkok, dan Korea.

Di tempat ini juga bisa melihat pemandangan tujuh gunung sekaligus. Yaitu Gunung Lawu, Merapi, Merbabu, Andong, Telomoyo, Sindoro, dan Sumbing. Disarankan datang di pagi hari. Sebab suhu udara bisa 18-23 derajat Celcius. Pastikan juga membawabekal pakaian hangat dan jaket. (ida/bas/JPG/fer)

Artikel Asli