Uangnya Dirampas, Dipukuli, dan Diusir Anaknya saat Corona, Nenek 70 Tahun Diadopsi Pengusaha India

Pikiran Rakyat Dipublikasikan 14.54, 06/06 • Sarah Nurul Fatia
SEORANG nenek berusia 70 tahun diusir dan dipukuli sang anak, kini dirinya diadopsi seorang pengusaha India.*

PIKIRAN RAKYAT - Baru-baru ini, masyarakat India diramaikan oleh kabar tentang seorang pengusaha yang mengadopsi nenek berusia 70 tahun.

Nenek tersebut awalnya ingin menjenguk putranya yang sedang sakit, tetapi dirinya justru dipukuli dan diusir setelah tiba di kediaman sang anak.

Dikutip Pikiran-Rakyat.com dari laman Gulf News, nenek yang bernama Leelavati Dadi tersebut, ditemukan sedang duduk sendiri dan menangis di Stasiun Kereta Api Bandra, Mumbai.

Diketahui, Leelavati berasal dari Kota New Delhi. Dirinya pergi ke Mumbai pada Pekan lalu untuk menjenguk anaknya yang sedang sakit.

Namun, sesampainya di sana Leelavati jusru dipukuli dan diusir oleh anaknya.

Tak hanya itu, sang anak juga mengambil seluruh persediaan uang sang nenek.

Mengetahui Leelavati yang banyak dibicarakan oleh media-media lokal India, seorang pengusaha yang tinggal di New Delhi, Kiran Verma memutuskan untuk mengadopsi nenek tersebut.

Melalui akun Twitter pribadinya @VermaKiran, dirinya membagikan kabar terbaru terkait kondisi Leelavati.

Pada keterangan unggahannya, Kiran mengonfirmasi bahwa ia telah membawa Leelavati untuk dites virus corona baru (COVID-19) agar mengetahui sang nenek terinfeksi atau tidak.

"Jadi teman-teman ini adalah kabar terbaru dari Leelavati Dadi. Dia telah diuji untuk #Covid19 dan kami sedang menunggu laporan hasilnya. Tetapi untuk membuatnya aman, kami tidak akan membawanya keluar selama tiga atau empat hari," tulis Kiran melalui akun Twitter pribadinya, pada 2 Juni 2020 lalu.

Kiran menambahkan, jika ada masyarakat yang ingin berbicara dengan Leelavati, mereka bisa menghubungi dirinya.

"Dia baik-baik saja dan sangat senang bersama kita. Siapa pun dapat Whatsapp saya di 9810670347 untuk berbicara dengannya," tambah Kiran.

Leelavati bercerita, anak laki-lakinya yang mabuk memukulinya hingga beberapa kali dan lalu mengusir dirinya.

Banyak masyarakat yang membagikan kisah Leelavati. Bahkan, beberapa aktor Bollywood juga membuat bantuan dana untuk membantu nenek tersebut.

Menurut media setempat, sebelumnya Leelavati ingin kembali ke Delhi, namun dirinya tidak memiliki rumah lagi sejak suaminya meninggal.

Selain itu, anak-anaknya juga memanggil Leelavati dengan julukan 'paagal' atau gila.

Sebelum diadopsi oleh Kiran, seorang jurnalis asal India, Barkha Dutt sudah membagikan kisah sang nenek melalui akun Twitter pribadinya.

"Kami kembali ke Stasiun Bandra untuk bertemu Leelavati, seorang wanita 70 tahun yang terlantar, kisahnya bisa Anda lihat di @themojo_in. Dia diberikan kamar untuk tidur oleh Polisi Kereta Api, staf menyumbangkan uang, dia akan berada di kereta ke Delhi hari ini," tulis Barkha pada 31 Mei 2020 lalu.

Barkha pun berjanji bahwa dirinya akan berusaha menemukan rumah untuk Leelavati.

"Kami akan menemukannya di rumah. Tonton ceritanya," tambahnya.

Kemudian, setelah unggahan dari Barkha tersebar di media sosial, Kiran lantas mengadopsi Leelavati pada 1 Juni 2020 lalu.***

So guys here is the update on #Leelavati Dadi. She has been tested for #COVID19 and we are waiting to get the report. But to make her safe we won't bring her out for three four days.
She is doing great and very happy with us. Anyone can Whatsapp me at 9810670347 and talk to her pic.twitter.com/AQcpS2q8Jm

— Kiran Verma (@VermaKiran) June 1, 2020

We went back to Bandra Station to meet Leelavati, a 70 year old abandoned lady whose story you saw @themojo_in. She was given room to sleep by Railway Police, staff donated money, she'll be on a train to Delhi today. We'll find her a home. Watch her story https://t.co/RY8BVN8glG pic.twitter.com/ipYMTEVhhr

— barkha dutt (@BDUTT) May 31, 2020

Artikel Asli