UAS Disebut akan Nikahi Perempuan di Malaysia, Pengacara Ungkap Faktanya

Haibunda Dipublikasikan 09.30, 11/12/2019 • Ratih Wulan Pinandu
UAS cerai dengan Mellya (Ilustrator: Luthfy Syahban/detikcom)

Perceraian Ustaz Abdul Somad (UAS) dan Mellya Juniarti menguak fakta baru. Setelah keluar putusan mengenai uang mut'ah sebesar Rp50 juta yang harus dibayar UAS kepada mantan istrinya, kini mencuat nama perempuan lain.

Berdasarkan salinan berkas putusan Pengadilan Agama Bangkinang, Kampar, Riau yang diterima HaiBunda, terkuak jika UAS dan Mellya sudah lama pisah rumah. Mereka tidak lagi tinggal seatap sejak tahun 2016.

Sebagai bukti di pengadilan, kedua pihak menyertakan beberapa bukti tangkapan layar hasil percakapan UAS dengan perempuan berinisial LA. Wanita tersebut berasal dari Malaysia dan disebut-sebut akan dinikahi UAS di Thailand.

Ada beberapa poin dalam berkas tersebut, yang menyebut tentang bukti tangkapan layar pembicaraan UAS dan LA. Pada poin 30 tertulis kalau ada bukti pembicaraan yang membahas rencana pernikahan di Thailand.

"Screenshot/Tangkapan Layar tentang percakapan mesra Pemohon dengan LA (perempuan asal Malaysia) pada intinya membahas tentang menikah di Thailand Via Aplikasi WhatsApp, bukti surat tersebut telah diperiksa oleh Majelis Hakim dan telah dinazegelen."

Sedangkan pada lainnya menyertakan bukti tangkapan layar foto UAS bertemu dengan Lina, rayuan mesra dan kata-kata sayang, dan juga pengakuan LA atas kedekatannya bersama UAS.

HaiBunda mencoba mengonfirmasi langsung hal tersebut pada pengacara UAS, Hasan Basri.

Jawaban pengacara mengenai UAS akan menikah lagi/Foto: Ari Saputra

"Tidak ada, proses perceraiannya belum selesai lagi kan, kan belum tuntas. Sudah diputus tapi masih ada upaya hukum," ungkap Hasan yang dihubungi via telepon pada Rabu, 11 Desember 2019.

Lebih lanjut, Hasan tak menampik kalau isu tentang LA muncul di sidang cerai UAS dan Mellya. Namun, pihak UAS sudah membantah mengenai kehadiran LA dalam rumah tangga mereka.

"Kemarin ada di dalam sidang, tapi itu isu saja. Sudah dibantah," lanjutnya.

Disinggung mengenai bukti-bukti tangkapan layar yang membahas nazar UAS untuk menikahi LA di Thailand, Hasan juga membantahnya. Dia meminta agar ranah pribadi UAS tak lagi dikulik oleh publik.

"Tidak ada seperti itu. Itu sudah dibantah kemarin dalam persidangan," tegasnya.

Hal itu berbeda dengan salinan putusan Mahkamah Agung, yang menyebut bahwa pemohon (UAS) dan kuasanya tidak mengajukan bantahan terhadap bukti surat itu.

Artikel Asli