Tyson Fury Dapat 47 Jahitan Setelah Luka Parah Melawan Otto Wallin

Bola.com Diupdate 11.00, 16/09/2019 • Dipublikasikan 11.00, 16/09/2019 • Marco Tampubolon
Tyson Fury memang berhasil memenangkan pertarungan melawan Otto Wallin di Las Vegas, Nevada, Amerika Serikat, Sabtu (14/9/2019).
Tyson Fury memang berhasil memenangkan pertarungan melawan Otto Wallin di Las Vegas, Nevada, Amerika Serikat, Sabtu (14/9/2019). (David Becker / GETTY IMAGES NORTH AMERICA / AFP)

Jakarta - Tyson Fury memang berhasil memenangkan pertarungan melawan Otto Wallin di Las Vegas, Nevada, Amerika Serikat, Sabtu (14/9/2019). Namun duel ini menyisakan luka yang bakal membekas selamanya di wajah petinju kelas berat yang dijuluki Raja Gypsy tersebut. 

Bertarung di T-Mobile Arena, Tyson Fury dinyatakan menang angka mutlak atas petinju Swedia tersebut. Hasil ini membuat rekor bertandingkan kini berubah menjadi 29-0-1. Sementara bagi Wallin, ini menjadi kekalahan perdana yang diraih sepanjang karier tinju profesional (20-1-0). 

Seperti dilansir Metro.co.uk, Fury sebenarnya mampu mendominasi jalannya laga. Namun pukulan yang dilayangkan Wallin pada ronde ketiga telah menimbulkan dua luka yang menganga di pelipis dan kelopak mata petinju kelahiran Inggris, 12 Agustus 1988 itu. 

Dokter sempat dipanggil untuk memeriksa luka Fury. Meski darah tampak mengucur, Fury tetap bertarung untuk menjaga rekor tak terkalahkannya jangan sampai ternoda. 

Fury akhirnya berhasil memenangkan laga. Namun usai pertandingan, dia segera mendapat perawatan di rumah sakit University Medical Center di Las Vegas. Menurut laporan media setempat, Fury harus mendapat setidaknya 47 jahitan untuk kedua luka yang dideritanya. 

Meski demikian, Fury sepertinya tidak merasa terganggu dengan luka itu. Kepada BBC, Fury mengaku menjalani kehidupannya seperti biasa setelah kembali dari rumah sakit. 

"Saya pergi ke rumah sakit, mendapatkan beberapa jahitan, pulang dan tidur lebih awal," kata Tyson Fury kepada BBC. "Lalu saya pergi ke kasino, menang 5 ribu USD, dan minum beberapa gelar bir dan sekarang saya ingin minum beberapa bir lagi," kata petinju berusia 31 tahun itu. 

 

Risiko Profesi

Tyson Fury memang berhasil memenangkan pertarungan melawan Otto Wallin di Las Vegas, Nevada, Amerika Serikat, Sabtu (14/9/2019). (David Becker / GETTY IMAGES NORTH AMERICA / AFP)

Luka yang diderita Fury memang bukan hal yang baru dalam olahraga tinju. Sebelumnya, juara dunia tinju kelas berat Vitali Klitschko juga mengalami kejadian yang sama saat bertemu Lennox Lewis pada tahun 2003 lalu. Bagi Fury, ini sudah merupakan resiko dari profesinya. 

"Saya siap untuk perang. Saya pikih ini hanya 40 lebih jahitan  di dalam dan luar untuk kedua luka itu. Dengar, saya baik-baik saja. Ini tinju. Anda tidak bisa berenang tanpa basah." 

 

Rematch Terancam Batal?

Kemenangan atas Wallin tidak memberi gelar baru bagi Fury. Namun dia berharap, bisa bertarung ulang melawan Deontay Wilder setelah dinyatakan seri pada Desember lalu.

Duel ini rencananya bakal digelar, Februari 2020 mendatang. Hanya saja, banyak yang ragu Fury mampu memenuhinya setelah melihat luka yang diderita usai bertemu Wallin. 

"Dia harus dijahit dulu, setelah itu baru kita lihat apa yang terjadi," kata promotor Frank Warren. "Namun garis besarnya adalah, komite dokter sudah berbicara kepada saya, dia berkata meskipun lukanya dalam, tidak sulit menjahitnya," beber Warren menambahkan. 

 

Sumber: Metro, BBC

Disadur oleh: Liputan6.com, penulis Marco Tampubolon, Editor Edu Krisnadefa, published 16/9/2019

 

Artikel Asli