TwoSpaces Rilis Fitur Digital Branch untuk Dukung Kerja Remote

Liputan6.com Diupdate 09.00, 20/02 • Dipublikasikan 09.00, 20/02 • Mochamad Wahyu Hidayat
TwoSpaces
Ilustrasi karyawan bekerja di coworking space milik TwoSpaces. Kredit: TwoSpaces

Liputan6.com, Jakarta - Kerja*remote (remote working) *telah menjadi sebuah kebutuhan terutama bagi mereka yang berlokasi di wilayah yang sering dilanda macet, seperti Jakarta, Depok, Bogor, Tangerang, dan Bekasi.

Namun pada praktiknnya, sebagian besar orang masih mengganggap kerja remote sama dengan bekerja di cafe atau coffee shop atau tempat nongkrong lainnya. Itu tidak salah, tetapi juga tidak sepenuhnya benar.

Perlu ditekankan, ada risiko siber ketika seseorang bekerja di ruang pubik, utamanya jika dia bekerja dengan bergantung pada public hotspot. Selain itu, stabilitas koneksi internet dan kenyamanan bekerja di ruang publik juga perlu menjadi perhatian tersendiri. Oleh sebab itu, coworking space menjadi salah satu tempat favorit untuk kerja remote.

 

Namun, ada beberapa alasan mengapa kerja remote di sebagian besar perusahaan hingga kini masih berupa wacana semata tanpa ada implementasi riil.

"Menerapkan remote working pada perusahaan artinya mengubah budaya dan cara kerja di perusahaan tersebut. Salah satu hambatan terbesar pemberi kerja dalam menerapkan remote working adalah kurangnya rasa kontrol terhadap para pekerjanya," ujar Ronni Sofrani, Chief Executive di TwoSpaces melalui keterangan resmi, Kamis (20/2/2020).

Digital attendance

TwoSpaces, yang berdiri sejak Januari 2019 berupaya untuk terus menghadirkan inovasi teknologi sebagai salah satu pilar dalam pengembangan bisnisnya.

"Dalam mendukung remote working, TwoSpaces memiliki teknologi digital attendance. Fitur ini layaknya absensi finger print yang dapat dilakukan secara digital tetapi hanya berlaku di semua cabang TwoSpaces," tutur Ronni.

Manajemen atau pimpinan perusahaan, kata Ronni, nantinya akan mendapatkan rekap secara real time untuk setiap karyawan mengenai jam masuk dan keluar serta di TwoSpaces cabang mana karyawan itu berada.

"Perusahaan jadi memilki pengawasan terhadap karyawannya, walaupun tidak berada di kantor yang sama," kata Ronni.

Digital branch

TwoSpaces juga merilis fitur Digital Branch yang memberikan fleksibilitas waktu bekerja bagi anggotanya. Pada praktiknya, semua informasi mulai dari WiFi hingga kata sandi pintu elektrik akan dikirimkan secara otomatis melalui aplikasi mobile. Saat ini Digital Branch yang telah beroperasi berlokasi di Cikajang, Jakarta Selatan dan GreenLake, Tangerang.

Ronni berharap fitur Digital Branch akan mempercepat laju bisnis mereka di bidang space management dan juga menggaet pasar freelancer dan pengusaha yang membutuhkan fleksibilitas lokasi serta jam operasional ruang kantor.

"Kami percaya, digital branch yang kami jalankan memberikan impact besar untuk ekosistem coworking saat ini. Di Digital Branch, semuanya akan dijalankan melalui mobile application kami tanpa perlu direct support dari on-site team," ujar pria yang menempuh studi di bidang real estate finance di University of Reading, Inggris tersebut.

(Why/Ysl)

Artikel Asli