Turah Parthayana Buka Suara soal Dugaan Pelecehan Seksual di Rusia

kumparan Dipublikasikan 14.06, 10/08 • kumparanNEWS
Turah Parthayana. Foto: Instagram/@turahparthayana

Baru saja hari ini, Senin (10/8), Turah Parthayana mengunggah video pernyataannya terkait kasus dugaan pelecehan seksual yang menimpanya. Video tersebut diunggah di kanal YouTube miliknya yang bertajuk “PERNYATAAN TURAH PARTHAYANA.”

Dalam videonya, Turah menjelaskan dengan rinci kisah dari sudut pandangnya. Diawali dari klarifikasi ajakan nonton film horor yang menurutnya dilakukan oleh korban berinisial JA.

“Kita lihat dari kronologi satu, pihak JA mengatakan bahwa aku yang mengajak duluan untuk menonton film horor bareng sama Danny. Padahal aku sudah punya chat DM JA, dia yang ngajak aku duluan, dari sini kita lihat,” jelas Turah sambil membacakan isi DM-nya dengan JA dalam video pernyataannya.

Dari penjelasan tersebut, Turah mengatakan bahwa mereka saling mengajak dan bukan hanya dirinya yang mengajak untuk menonton. Ia juga mengatakan bahwa sudah mengajak dua orang teman lainnya untuk menonton.

"Jadi sebenarnya yang aku bilang ke JA itu bener. Aku sudah bilang ke Danny, sempet nelpon Danny juga dan sebenernya kita rencana nonton itu enggak bertiga tapi berempat sama Novan juga, aku, si JA, dan Dani sama Novan, jadi berempat ini. Jadi JA sama Novan sempat berantem, tapi tetap aku ajak," kata Turah dalam videonya.

Turah juga memutar rekaman wawancara JA yang ada dalam utasan viral di Twitter yang diunggah oleh @sandi_sa119. Terdapat pembagian kronologi 1 dan 2 yang menurut Turah penjelasannya tidak sesuai.

"Kan di kronologi satu aku dibilang tanganku sudah mulai main, kayak gitu. Jadi yang sebenernya tuh baru kejadian di kronologi kedua apa yang pertama? Ini sudah mulai ambigu kan," ucap Turah di video tersebut.

Sebelumnya pada hari Rabu (5/8), Turah menjadi sorotan para warganet lantaran kasus dugaan pelecehan seksual. Kabar tersebut terkuak dalam cuitan milik akun Twitter @sandi_sa119.

Akun tersebut juga mengunggah surat pernyataan dari Ketua Perhimpunan Mahasiswa Rusia (Permira) Tomsk, Rusia, Gokma Sahat Tua Sinaga yang menyatakan Turah telah melakukan pelecehan seksual terhadap JA pada 23 November 2019 di Asrama Parus.

Artikel Asli