Trending: Video Wawancara dr. Handoko Gunawan, Isolasi Bareng Dokter Lain Terkena COVID-19

Trending Now! Dipublikasikan 03.40, 24/03

Kabar terkini dokter spesialis paru-paru Handoko Gunawan yang mulai membaik meraih banyak perhatian warganet. Video wawancara dengan dokter dalam program berita stasiun televisi TVOne menjadi salah satu dari 10 video yang trending di YouTube dan telah ditonton lebih dari dua juta kali.

Sebelumnya, dr. Handoko sempat viral di media sosial karena dalam usia 80 tahun ia ikut menghadapi virus korona baru COVID-19, yakni 9 pasien positif dan banyak ODP corona di dua rumah sakit swasta Lantas pada 15 Maret lalu ia dikabarkan terkena virus tersebut dan harus dirawat di ruang isolasi.

Dalam video wawancara via telepon yang ditayangkan pada 21 Maret lalu, dr. Handoko mengeluhkan kurangnya alat pelindung diri (APD) di rumah sakit. Ia mengatakan bahwa APD adalah mahal sehingga seringkali rumah sakit tidak punya alias kehabisan barang tersebut. Ia pun berharap stok APD di rumah sakit kembali diisi untuk melindungi para tenaga medis ketika sedang merawat pasien COVID-19 dan memeriksa ODP.

Masih ingat dengan dr Handoko Gunawan? Beliau dokter spesialis paru walapun sudah berusia lanjut tetap mengabdi dan memberikan kontribusinya untuk masyarakat Indonesia.
Kabar terbaru beliau sudah membaik karena doa dari kita semua,kita doakan terus dan juga dokter” lainnya ya❤️😊 pic.twitter.com/8M0IWOY8zR

— Elsya Sandria (@elsyandria) March 21, 2020

Dr. Handoko juga menyebutkan terdapat banyak dokter yang tumbang karena terpapar COVID-19 saat sedang merawat pasien. Ia diisolasi dalam satu ruangan dengan seorang dokter dari Cempaka Putih yang turut terinfeksi. Dr. Handoko mengatakan bahwa dirinya beruntung untuk dapat dirawat di rumah sakit dan membaik, karena banyak rekan dokter lainnya yang tidak seberuntung beliau.

Selama di rumah sakit, ia dirawat oleh anak-anak didiknya sendiri dan diberikan obat flu burung serta chloroquine yang biasa digunakan untuk menyembuhkan penyakit malaria. Obat-obat tersebut dapat membantu memulihkannya, tetapi dr. Handoko menyebutkan bahwa hingga kini belum terdapat obat yang terbukti dapat menyembuhkan COVID-19.

Ia meminta agar semua orang sebisa mungkin tetap berada di rumah, social distancing, serta rutin mencuci tangan agar tidak  terpapar virus korona baru COVID-19. Rajin istirahat dan minum vitamin juga membantu untuk menjaga daya tahan tubuh agar tidak mudah tumbang.