Traveloka Hadirkan Tur Virtual Interaktif Pertama di Asia Tenggara, Coba Yuk!

SINDOnews Dipublikasikan 16.02, 09/10/2020 • Muh Iqbal Marsyaf
Traveloka Hadirkan Tur Virtual Interaktif Pertama di Asia Tenggara, Coba Yuk!
Traveloka bersama Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia (Kemenparekraf) saat meluncurkan Tur Virtual dari Online Xperience. Foto/Ist

Traveloka berkolaborasi bersama Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia (Kemenparekraf) meluncurkan inovasi pariwisata pertama di Asia Tenggara, yakni Tur Virtual dari Online Xperience. (Baca juga: Samsung Galaxy M51 Siap Pre-Order di Indonesia Besok, Baterainya Raksasa!)

Ini solusi alternatif eksklusif bagi para pengguna Traveloka untuk memperoleh pengalaman seru, interaktif, dan penuh inspirasi di beragam destinasi wisata Tanah Air yang indah tanpa meninggalkan rumah. Dalam menghadirkan layanan ini, Traveloka juga bekerja sama dengan PT Atourin Teknologi Nusantara (Atourin), perusahaan teknologi yang menyediakan jasa offline dan online di sektor pariwisata, termasuk pengembangan konten virtual tour di Indonesia.

"Saat ini, pemerintah memprioritaskan untuk menegakkan protokol kesehatan, salah satunya melalui penerapan protokol-protokol kesehatan di destinasi wisata dengan kampanye InDOnesia CARE. Melalui pemanfaatan teknologi, kami harap konten kreatif dan inovatif seperti Tur Virtual dapat memberikan alternatif bagi masyarakat untuk tetap menjelajahi bumi nusantara kita yang indah ini, seraya membantu pemulihan industri pariwisata yang terdampak oleh pandemi," kata Wishnutama Kusubandio, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

Dia mengaku bangga karena Indonesia dapat menghadirkan inovasi perdana seperti ini di kawasan Asia Tenggara. Karena itu, Kerja sama Traveloka dan Atourin ini perlu mendapatkan apresiasi dari semua pihak.

Kehadiran Tur Virtual dari Online Xperience merupakan perwujudan komitmen Traveloka dalam mendukung Kemenparekraf untuk mendorong pemulihan industri pariwisata Indonesia. Dengan pemanfaatan teknologi, Traveloka berkontribusi positif kepada sektor pariwisata, di antaranya kepada para pramuwisata, untuk tetap berkarya dan produktif di tengah pandemi.

Saat mengenalkan program tersebut, Albert, Co-founder Traveloka, mengatakan, pandemik COVID-19 telah menghambat keberlanjutan usaha para pelaku sektor pariwisata, salah satunya pramuwisata. Sebab masyarakat memang diharapkan untuk mengurangi mobilitas untuk membatasi penyebaran virus Corona.

Demi tetap membuka kesempatan untuk menjelajahi Indonesia, Traveloka bersama Atourin menawarkan inovasi bagi yang ingin menjelajahi Indonesia dengan meluncurkan Tur Virtual dari Online Xperience. "Traveloka berharap inovasi ini terus selaras dengan upaya Kemenparekraf dalam memulihkan industri pariwisata di Indonesia," ucapnya.

Saat ini, Tur Virtual Online Xperience menawarkan 15 destinasi wisata dari 7 provinsi di Indonesia. Yaitu, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, dan Papua. Sebanyak 15 destinasi wisata tersebut akan tersedia di aplikasi Traveloka secara bertahap sepanjang tahun 2020.

Saat ini, pengguna Traveloka dapat menikmati sejumlah destinasi yang ada di Bali. Bulan depan, destinasi Labuan Bajo akan hadir menyambangi para traveler.

Setiap destinasi yang tersedia di Tur Virtual dari Online Xperience memiliki beragam ketersediaan jadwal dan lama waktu perjalanan, mulai dari 1 jam hingga 1 jam 30 menit. Pengguna Traveloka akan mendapatkan rincian rencana perjalanan (itinerary) ke tujuan destinasi wisata dan dipandu oleh pramuwisata. Mulai dari keberangkatan dari bandara, rekomendasi akomodasi, hingga sampai ke destinasi wisata yang diinginkan.

Pengguna dapat merasakan keseluruhan pengalaman perjalanan yang seru, menarik, dan nyaman dari rumah, maupun dari mana saja, dengan harga tiket yang sangat terjangkau, mulai dari Rp50.000.

Dijelaskannya, Tur Virtual Online Xperience menyediakan wadah bagi pramuwisata untuk berbagi informasi inspiratif dan edukatif terkait destinasi wisata di Indonesia. Melalui layanan ini, pengguna Traveloka dapat tetap menikmati perjalanan ke destinasi-destinasi wisata Nusantara yang menawarkan keindahan menakjubkan bersama orang yang mereka cintai dari mana saja.

"Selama tur virtual, mereka dapat berinteraksi langsung dengan pramuwisata untuk mendapatkan informasi dan inspirasi perjalanan dari destinasi wisata yang ingin dikunjungi," Albert.

Dalam kampanye InDOnesia CARE, Kemenparekraf juga berkolaborasi dengan banyak pihak, termasuk Atourin dan Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) untuk mengadakan pelatihan bagi pramuwisata terkait konsep kegiatan tur virtual, sehingga pramuwisata dapat memahami cara memandu wisata secara digital.

Benarivo Triadi Putra, CEO Atourin, mengutarakan, konsep tur virtual semakin berkembang di tengah pandemik COVID-19. "Kami senang dapat bekerja sama dengan Traveloka untuk menghadirkan Tur Virtual Online Xperience. Dengan pemanfaatan teknologi, hal ini memungkinkan lebih banyak pelaku industri pariwisata, seperti pramuwisata, untuk tetap produktif dengan memandu wisata secara virtual," ucap Benarivo.

Dia menegaskan, perusahaan sangat mendukung Kemenparekraf dan Traveloka dalam pengembangan konten-konten kreatif dari tur virtual untuk tujuan destinasi wisata di Indonesia. (Baca juga: Rombongan TGPF Kasus Intan Jaya Dihadang KKSB, 2 Orang Tertembak)

Artikel Asli