Tragis! KO 5 Detik, Petarung MMA Asal Amerika Langsung Pensiun

INDOSPORT.com Diupdate 19.00, 20/11/2019 • Dipublikasikan 19.00, 20/11/2019 • Penulis: Nadya Riska Nurlutfianti | Editor: Matheus Elmerio Giovanni

INDOSPORT.COM – Petarung Mix Martial Arts (MMA) asal Amerika Serikat, Ben Askren secara mengejutkan memutuskan untuk pensiun dari dunia seni bela diri campuran yang telah membesarkan namanya.

Melansir dari laman RT Sports, keputusannya tersebut lantaran ia mengalami cedera di bagian pinggul yang memaksanya pensiun dari dunia MMA.

“Saya memutuskan untuk pensiun dari dunia seni bela diri campuran. Saya mengalami masalah dibagian pinggul saya dan dokter menyarankan harus segera memulihkannya agar bisa menjalani hidup seperti biasa,” tutur Ben Askren.

“Saya telah memikirkan hal ini selama sepekan, dan saya memutuskan untuk pensiun dengan penuh rasa syukur lantaran karier cemerlang yang pernah saya rasakan meski kerap kali tak seperti yang saya harapkan,” tambahnya.

Askren merupakan salah satu sosok yang cukup kontroversial. Ia juga sebelumnya sempat mengalami kekalahan yang cukup memalukan pada Juli lalu usai ditumbangkan oleh Jorge Masvidal.

Pada pertarungan UFC 239, rentetan kemenangan Askren terhenti di tangan Jorge Masvidal dalam duel yang dihelat di T-Mobile Arena, Las Vegas, Amerika Serikat hanya dalam lima detik dan langsung jatuh tersungkur setelah mendapat hantaman keras teknik flying knee oleh rivalnya.

Kekalahan itu disebut-sebut sebagai kekalahan tercepat dalam sejarah UFC. Padahal sebelumnya, Ben Askren merupakan petarung MMA dengan cacatan tak pernah kalah dari 19 laga yang dijalani.

Dalam kiprah kariernya, Askren sempat memperkuat tim gulat Amerika Serikat dalam ajan Olimpiade Beijing 2008, namun gagal menyabet medali. 

Ia kemudian banting stir ke dunia MMA pada awal 2009 dengan bertarung di bawah promotor-promotor kecil di Amerika Serikat.

Lalu ia mendapatkan kontrak dari promotor MMA internasional, Bellator Fighting Championships pada 2010, dan melanjutkannya dengan kontrak berdurasi 2 tahun dari ONE Championship yang bermarkas di Singapura pada 2013 dan memutuskan untuk beralih ke UFC pada 2018 lalu.

Artikel Asli