Tragis, Gajah Bunting Mati Berdiri Usai Makan Nanas Diisi Petasan

Brilio.net Dipublikasikan 14.44, 03/06
Tragis, gajah bunting mati berdiri usai makan nanas diisi petasan

Nanas itu diberikan warga saat gajah memasuki permukiman. 

Brilio.net - Seekor gajah bunting di India terbunuh setelah memakan nanas yang di dalamnya diberi petasan. Nanas tersebut meledak di mulut gajah hingga menyebabkan kerusakan parah pada rongga mulutnya, merusak lidah dan rahangnya, hingga membuatnya tidak bisa makan.

Hal ini pun membuat warganet di berbagai negara marah. Dilansir dari dailymail, Rabu (3/6), petugas hutan Mohan Krishnan mengatakan bahwa beberapa hari pasca ledakan tersebut, sang gajah sempat berdiri di sungai di distrik Malappuram, Kerala Utara, sebelum akhirnya mati.

Sebagian luka di sekitar mulut gajah bahkan dapat terlihat saat dia berdiri di Sungai Velliyar, Kerala utara.

foto: Facebook/ Mohan Krishnan

Peristiwa keji ini berawal dari gajah liar yang meninggalkan hutan untuk mencari makan. Gajah itu mendekati desa terdekat di mana penduduk setempat menawarkan buah yang ternyata sudah diberi petasan di dalamnya.

Krishnan mengatakan, gajah tersebut sangat mempercayai penduduk setempat. Sayangnya, penduduk setempat justru mencederai kepercayaan sang gajah.

"Dia memercayai semua orang," tulis Krishnan saat dia merinci kejadian itu di Facebook.

"Ketika nanas yang dia makan meledak, dia pasti terkejut, tidak memikirkan dirinya sendiri, tetapi tentang anak yang akan dia lahirkan dalam 18 hingga 20 bulan," lanjutnya.

foto: Facebook/ Mohan Krishnan

Krishnan juga mengatakan bahwa sang gajah tidak menginjak-injak rumah saat berlari melewati desa dengan rasa sakit yang dideritanya.

"Inilah sebabnya aku berkata, dia penuh kebaikan," katanya.

Pemerintah setempat sempat membawa dua gajah lainnya ke sungai dalam upaya untuk membujuk gajah malang itu ke luar dari sungai. Namun menurut Krishnan, sang gajah sengaja datang ke sungai untuk mati.

"Saya pikir dia memiliki indra keenam. Dia tidak membiarkan kami melakukan apa pun," tulisnya.

Krishnan berujar sembari menyesali kematian sang gajah bahwa sang gajah perlu diberi perpisahan yang pantas. Ia dan timnya membawa sang gajah ke hutan dengan truk.

"Dia berbaring di sana, di atas kayu bakar, di tanah yang dia mainkan di mana ia dibesarkan. Dokter yang melakukan post-mortem mengatakan kepadaku bahwa dia (sang gajah) tidak sendirian," ujarnya.

foto: Facebook/ Mohan Krishnan

Petugas hutan lalu mengkremasinya di tumpukan kayu di sebuah hutan. Lalu mereka membungkuk di depannya dan memberikan penghormatan terakhir.

Dilansir dari IndianExpress, antara tahun 2014-2015 dan 2018-2019, ada 510 gajah tewas di India dalam berbagai insiden. Beberapa di antaranya seperti sengatan listrik, kecelakaan kereta api, perburuan dan keracunan. Kematian gajah dengan berbagai insiden juga terjadi di Thailand, sebuah negara yang terkenal banyak gajahnya.

Artikel Asli