Top 3: Terkuat di Masa Pandemi, Rupiah Tembus 13.885 per Dolar AS

Liputan6.com Diupdate 00.00, 06/06 • Dipublikasikan 00.00, 06/06 • Nurmayanti
Rupiah Masih Tertahan di Zona Merah
Teller menunjukkan mata uang rupiah di Jakarta. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Liputan6.com, Jakarta Mata uang Rupiah beberapa waktu harus terus mengalah terhadap Dolar Amerika Serikat (AS). Bahkan rupiah terus melemah hingga di level atas 14.000 per Dolar AS.

Namun, akhirnya pada Jumat,5 Juni 2020 kemarin, rupiah menguat hingga memasuki posisi di bawah 14.000 per Dolar.

Artikel penguatan Rupiah menuai perhatian pembaca Liputan6.com di kanal bisnis. Simak rangkuman 3 berita paling dicari, Sabtu (5/6/2020).

1. Terkuat di Masa Pandemi, Rupiah Tembus 13.885 per Dolar AS

Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada Jumat siang melanjutkan penguatan dan menembus ke level baru psikologis di bawah 14.000 per dolar AS. Ini adalah level terkuat sejak era pandemi Corona.

Jumat siang, di pasar spot, rupiah menguat ke 13.885 per dolar AS, dibandingkan saat pembukaan perdagangan pagi ini yang sebesar 14.075 per dolar AS.

Ekonom PT Bank Permata Josua Pardede berpendapat, berlanjutnya penguatan rupiah hari ini disebabkan sentimen domestik menyusul penerapan masa transisi Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di DKI Jakarta, yang diharapkan mampu mendorong produktivitas kegiatan ekonomi.

“Jika implementasi PSBB terbatas yang nantinya akan diikuti juga oleh implementasi normal baru dapat berjalan dengan baik tanpa menimbulkan kasus baru lagi di kemudian hari, maka aktivitas perekonomian pada kuartal III tahun 2020 diperkirakan akan membaik dibandingkan kuartal II tahun 2020 yang diperkirakan akan mengalami kontraksi,” ujar dia, dikutip dari Antara, Jumat (5/6/2020).

Berita selengkapnya

 

2. Erick Thohir Rombak Direksi Hutama Karya, Budi Harto jadi Dirut

Menteri BUMN, Erick Thohir. (Liputan6.com/Johan Tallo)

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir merombak jajaran direksi BUMN karya PT Hutama Karya (HK). Budi Harto, eks Direktur Utama Adhi Karya didapuk menggantikan Bintang Perbowo menjadi Direktur Utama Hutama Karya.

Pergantian susunan direksi ini dikonfirmasi langsung oleh Wakil Direktur Utama HK Aloysius Kiik Ro.

"Confirm (soal pergantian direksi dan komisaris Hutama Karya)," ujar Aloy singkat saat dimintai keterangan oleh Liputan6.com, Jumat (5/6/2020).

Adapun, Budi Harto pernah menjabat sebagai Direktur Utama Adhi Karya sejak April 2016. Budi dipilih dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) menggantikan Kiswodarmawan saat itu. Budi juga pernah didapuk sebagai Wakil Direktur Utama PT Wijaya Karya Tbk (WIKA).

Berita selengkapnya

3. Putus dengan Aramco, Pertamina Cari Mitra Baru Garap Kilang Cilacap

PT Pertamina (Persero) memastikan pembatalan kerja sama dengan Saudi Aramco dalam membangun Megaproyek Refinery Development Master Plan (RDMP) Kilang Cilacap.

Direktur Megaproyek Pengolahan dan Petrokimia Pertamina Ignatius Tallulembang mengatakan, setelah intens berkomunikasi pada akhir April kemarin, pihak Aramco menyadari betul bahwa keberadaan RDMP Cilacap ini sangat penting bagi Indonesia.

Berita selengkapnya 

 

Artikel Asli