Top 3: Lowongan Kerja untuk Lulusan S1 di Sucofindo

Liputan6.com Diupdate 01.00, 21/11/2019 • Dipublikasikan 01.00, 21/11/2019 • Arthur Gideon
Lowongan Pekerjaan
Ilustrasi Foto Lowongan Kerja (iStockphoto)

Liputan6.com, Jakarta - PT Superintending Company of Indonesia (Persero) atau biasa disebut PT Sucofindo (Persero) membuka lowongan kerja terbaru untuk lulusan S1.

Untuk diketahui, Sucofindo merupakan sebuah BUMN yang memiliki peran dalam bidang pemeriksaan, pengawasan, pengujian, dan pengkajian.

Selain itu, perusahaan ini merupakan perusahaan inspeksi pertama dan terbesar di Indonesia hingga saat ini.

Artikel mengenai adanya lowongan kerja di di Sucofindo tersebut menjadi salah satu artikel yang banyak dibaca. Selain itu masih ada beberapa artikel lain yang layak untuk disimak.

Lengkapnya, berikut ini tiga artikel terpopuler di kanal bisnis Liputan6.com pada Kamis (21/11/2019):

1. Sucofindo Buka Lowongan Kerja Terbaru, Apa Syaratnya?

Kabar baik bagi Anda yang tertarik berkarier di PT Superintending Company of Indonesia (Persero) atau biasa disebut PT Sucofindo (Persero). Perusahaan kembali membuka lowongan kerja terbaru hingga 24 November 2019.

Kali ini, PT Sucofindo (Persero) membuka lowongan kerja untuk lulusan S1 Semua Jurusan. Adapun posisi yang disediakan ialah Sekretaris 3-Bagian Corporate Affairs.

Sekadar informasi, Sucofindo merupakan sebuah BUMN yang memiliki peran dalam bidang pemeriksaan, pengawasan, pengujian, dan pengkajian.

Baca artikel selengkapnya di sini

 

2. 5 Cara Jitu Hilangkan Pikiran Negatif di Tempat Kerja

Ilustrasi Foto Bekerja di Kantor (iStockphoto)

Prasangka buruk bisa muncul dimana saja, bahkan di tempat kerja sekalipun. Misalnya saja negative thinking dengan rekan kerja sendiri.

Mungkin kita melihat rekan kerja begitu cari perhatian (caper) pada atasan. Padahal, bisa saja rekan kerja Anda sedang ada project khusus dengan atasan, sehingga mereka berdua terlihat lebih dekat daripada sebelumnya.

Tapi, menghilangkan prasangka buruk bukanlah hal yang mudah. Terkadang semakin besar usaha Anda untuk menjauhkan negative thinking, maka semakin sering pula prasangka buruk ini menghantui hari-hari Anda.

Baca artikel selengkapnya di sini

 

3. Negosiasi Perang Dagang Tak Kunjung Usai, Harga Emas Naik Tipis

Ilustrasi Logam Mulia (iStockphoto)

Harga emas pada hari Selasa cenderung stabil. Hal ini dipengaruhi karena para pemilik dana tengah melihat berbagai situasi mengenai ekonomi AS dan kemajuan dari perang dagang AS dengan China.

Dikutip dari laman CNBC, Rabu (20/11/2019), harga emas di pasar spot naik tipis 0,12 persen menjadi USD 1,472.58 per ons setelah menyentuh level tertinggi sejak 7 November. Emas berjangka AS juga naik 0,09 perwen menjadi USD 1,474,3.

"Untuk orang yang memperdagangkan emas, mereka sedang menunggu dan ingin lebih banyak wawasan tentang jalan ke depan dan rencana The Fed. Dengan perdagangan ekuitas yang lebih rendah, emas mendapatkan sedikit kenaikan dari hal itu,” kata Bob Haberkorn, ahli strategi pasar senior di RJO Futures.

Baca artikel selengkapnya di sini

Artikel Asli