Top 3: Kronologi Ledakan Beirut Lebanon Disebut Mirip Bom Hiroshima Jadi Sorotan

Liputan6.com Diupdate 02.30, 06/08 • Dipublikasikan 02.30, 06/08 • Tommy Kurnia
FOTO: Proses Pencarian Korban Ledakan Besar di Beirut Lebanon
Petugas penyelamat dan keamanan bekerja di lokasi ledakan besar di Beirut, Lebanon, Rabu (5/8/2020). Ledakan yang mengakibatkan puluhan orang tewas dan ribuan lainnya terluka tersebut meratakan pelabuhan dan merusak bangunan di seluruh Beirut. (AP Photo/Hussein Malla)

Liputan6.com, Beirut - Perhatian dunia tertuju pada ledakan di Beirut, Lebanon. Ledakan itu telah merenggut nyawa lebih dari 100 orang. 

Sebelum ledakan memang ada kebakaran di lokasi kejadian. Tiba-tiba, ledakan yang lebih dahsyat terjadi dan dampak getarannya merusak gedung-gedung di sekitar. 

Perdana Menteri Lebanon Hassan Diab berkata ledakan itu akibat ribuan ton amonium nitrat yang ditempatkan di gudang dekat pelabuhan. 

Segala hal terkait ledakan di Beirut, Lebanon, menjadi sorotan pembaca isu internasional di kanal global Liputan6.com

Berikut rangkuman tiga berita terpopuler dalam Top 3 Global, Kamis (6/8/2020):

1. Kronologi Ledakan

Orang-orang yang terluka mengungsi setelah ledakan dahsyat di Beirut, Lebanon, Selasa (4/8/2020). Ledakan dahsyat yang menjadi pusat perhatian dunia ini menewaskan sedikitnya 73 orang dan ribuan lainnya luka-luka. (AP Photo/Hassan Ammar)

Ledakan terjadi pada Selasa petang kemarin waktu setempat. Ketika awal kejadian, warga Beirut banyak yang merekam asap yang menjulang tinggi di dekat pelabuhan. 

Tiba-tiba, ledakan yang lebih dahsyat terjadi.  

Baca selengkapnya…

2. Akibat Amonium Nitrat

Sebuah foto yang diambil dari Teluk Zaytouna menunjukkan gumpalan api merah di belakang sebuah bangunan tinggi di pusat kota Beirut tepat setelah ledakan besar mengguncang ibukota Lebanon (4/8/2020). (AFP Photo/Bassem El Hage)

Ribuan orang terluka akibat kejadian ini. Tim dari Palang Merah Lebanon juga turun untuk menemukan korban-korban di lokasi kejadian. 

Perdana Menteri Lebanon Hassan Diab menyebut ledakan dahsyat dipicu 2.750 ton amonium nitrat.

Baca selengkapnya…

3. Gubernur Beirut Menangis

Gubernur Beirut Marwan Abbout menangis melihat ledakan di kotanya. Dok: Sky News Arabia

Gubernur Beirut Marwan Abboud tak bisa menahan tangisnya ketika memantau lokasi ledakan di Beirut, Lebanon. Ia berkata tak pernah melihat bencana seperti ini seumur hidupnya. 

"Saya tak pernah melihat kehancuran seperti ini. Ini adalah petaka nasional. Ini adalah bencana bagi Lebanon," ujar Abboud saat diwawancara Sky News Arabia, Rabu (5/8/2020). 

Baca selengkapnya…

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini:

Artikel Asli