Tjahjo soal Penambahan Libur PNS: Jangan Banyak-banyak Liburnya

kumparan Dipublikasikan 19.25, 09/12/2019 • Nabilla Fatiara
Menteri PAN-RB Tjahjo Kumolo pada peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia di Gedung KPK, Jakarta, Senin (9/12). Foto: Helmi Afandi/kumparan

Menteri PAN-RB Tjahjo Kumolo angkat bicara soal wacana tambahan hari libur bagi pegawai negeri sipil (PNS). Menurutnya, penambahan libur PNS di hari Jumat tidak perlu demi mengoptimalkan pelayanan masyarakat.

"Kalau mau mengoptimalkan kinerja ASN (yakni) melayani masyarakat, mempercepat perizinan, ya mbok jangan banyak-banyak liburnya. Gitu aja," ungkap Tjahjo dilansir Antara, Selasa (10/12).

Tjahjo Kumolo menilai libur dua hari tiap Sabtu dan Minggu untuk PNS sudah cukup. Mereka juga telah mendapatkan libur pada momen-momen libur nasional dan cuti bersama.

Ia lalu menyinggung soal masih banyak pekerja profesi lainnya yang mendapat hari libur lebih sedikit dari PNS. Bahkan, tak sedikit juga yang pekerjaannya menyita waktu.

Menteri PAN-RB Tjahjo Kumolo saat melakukan rapat perdana dengan Komisi II DPR RI. Foto: Helmi Afandi Abdullah/kumparan

"Bagi kementerian kami, jangan banyak-banyak liburlah. Toh belum hari-hari besar banyak sekali di negara kita, belum lagi cuti hamil," ujar dia.

Sementara itu, Tjahjo menegaskan wacana penambahan waktu libur berbeda dengan rencana PNS memiliki waktu dan tempat kerja yang lebih fleksibel. Salah satunya memperbolehkan mereka bekerja di rumah.

Tjahjo Kumolo menuturkan para PNS tetap bekerja lima hari kerja, namun dengan lokasi yang lebih fleksibel. Ia mengingatkan wacana ini tidak berlaku untuk semua pegawai.

Sementara aparatur yang bertugas operasional melayani publik tetap bekerja seperti biasa di kantor pelayanan.

Sejumlah Pegawai Negeri Sipil (PNS) Pemprov DKI kembali bekerja, usai libur Lebaran. Foto: Nugroho Sejati/kumparan

"Bekerja dari rumah, itu kan tidak semua tugas-tugas, yang harus diambil keputusan cepat dan itu baru akan diwacanakan akan dimulai oleh Bappenas," tutup Tjahjo.

Sebelumnya, wacana penambahan libur bagi PNS muncul pada acara Kick-off Meeting Pilot Project Manajemen Kinerja PNS yang digelar KemenPAN-RB. Saat itu Komisioner KASN, Waluyo Martowiyoto, menyebut rencana tambahan libur itu tak mengurangi jam kerja PNS.

Namun, jam kerja PNS tiap harinya diperpanjang sehingga ada ruang untuk menambah libur.

Waluyo mencontohkan apabila PNS pada umumnya bekerja 80 jam dalam 10 hari, maka untuk mendapatkan tambahan libur, PNS bisa memadatkan 80 jam kerja dalam 9 hari. Sehingga, sisa 1 hari bisa dipakai libur.

Artikel Asli