Tidur di Ruangan dengan Cahaya Minim Lebih Menyehatkan, Apa Sebabnya?

Bobo.id Dipublikasikan 05.22, 16/12/2019 • Cirana Merisa
Ilustrasi tidur (Ode/Majalah Bobo)

Bobo.id - Saat malam hari, biasanya teman-teman lebih suka tidur dengan lampu menyala terang, menyala redup, atau tak ada penerangan sama sekali?

Ada beberapa orang yang memang lebih nyaman tidur di ruangan yang gelap.

Namun, ada juga yang takut gelap sehingga harus tidur di ruangan dengan cahaya yang terang.

Padahal, sebenarnya kita disarankan untuk tidur di ruangan dengan cahaya yang minim karena lebih menyehatkan.

Selain itu, penting juga bagi kita untuk mengaktifkan mode gelap ponsel pada malam hari supaya tidak terpapar semakin banyak cahaya.

Apa hubungannya, ya, antara cahaya ruangan dengan kualitas tidur? Yuk, cari tahu!

Tidur Menjadi Lebih Nyenyak

Mengganti cahaya yang terang menjadi lebih redup dan temaram sebenarnya bukan saja lebih nyaman bagi mata, tapi juga memiliki banyak manfaat kesehatan.

Hal ini tidak hanya berlaku pada gawai tapi juga lingkungan sekitar, teman-teman.

Banyak manfaat besar dari paparan minim cahaya di malam hari, terutama untuk membuat tidur lebih mudah dan lebih nyenyak.

Kegelapan merupakan kunci untuk produksi melatonin, si hormon tidur.

Menggunakan warna-warna gelap seperti biru tua, abu-abu, bahkan hitam, untuk kamar tidur, juga bisa menjadi cara untuk membantu kita lebih mudah tidur.

Manfaat Lainnya Tidur di Ruangan yang Redup

Penelitian menunjukkan, tidur dalam ruangan yang gelap juga bisa membawa banyak manfaat lainnya, lo.

Misalnya mengurangi risiko penyakit jantung, memperbaiki suasana hati, dan juga mengurangi keinginan untuk makan berlebih.

Ruangan yang temaram dan gelap juga bisa mendukung meditasi karena akan menenangkan sistem saraf dan membantu kita mencapai level bawah sadar.

Selain mengganti cahaya lampu yang terang dengan yang lebih temaram, kita juga bisa menciptakan suasana tenang dengan penggunaan lilin atau lampu kecil di ruangan.

Ubah mode gelap di aplikasi gawai beberapa jam sebelum tidur atau bahkan matikan, lalu nikmati suasana santai dan tenang di rumah.

Kita bisa memakai waktu sebelum tidur ini untuk meditasi atau mengobrol santai dengan anggota keluarga.

(Penulis: Lusia Kus Anna)

Artikel Asli