Tidak Taat Protokol Kesehatan, Kantor hingga Mall di Jakarta Bisa Ditutup

Liputan6.com Diupdate 00.15, 06/06 • Dipublikasikan 00.15, 06/06 • Delvira Hutabarat
perempuan memakai masker
ilustrasi memakai masker/copyright by Shutterstock

Liputan6.com, Jakarta- Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meminta seluruh pusat perbelanjaan, termasuk mal, perkantoran hingga rumah ibadah untuk mematuhi protokol kesehatan selama Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) pada masa transisi.

Anies menegaskan tidak akan segan-segan menutup pusat perbelanjaan atau perkantoran yang melanggar aturan tersebut. Namun, penutupan dilakukan dengan tahapan-tahapan yang berlaku.

"Bila ada pertokoan, kantor, mal bila melanggar diingatkan dua kali," kata Anies di Balai Kota Jakarta, Jumat (5/6/2020).

Apabila dua kali peringatan dan masih ada tempat yang melanggar, baru lah Pemprov DKI Jakarta akan mencabut izin dan menutup tempat tersebut.

"Dua kali melanggar jadi tiga maka akan ditutup, ini demi melindungi masyarakat," ucap Anies.

Bantuan Masyarakat

ilustrasi perempuan memakai masker/copyright by TORWAISTUDIO (Shutterstock)

Anies meminta partisipasi masyarakat untuk menegur dan melaporkan tempat-tempat berkegiatan yang melanggar protokol kesehatan.

"Bila temukan penyimpangan tegur laporkan pada kita. Dan kita akan tindak, kami tidak segan cabut izin menutup tempat bila melakukan pelanggaran," kata Anies.

Artikel Asli