Tewas Terikat di Ranjang, Janda Astrid Dibunuh Pacar karena Berselingkuh

Suara.com Dipublikasikan 07.05, 06/08 • Agung Sandy Lesmana
Ilustrasi--kasus pembunuhan di apartemen. (dok polisi)
Ilustrasi–kasus pembunuhan di apartemen. (dok polisi)

Suara.com - Motif di balik aksi pembunuhan terhadap seorang janda bernama Astri Oktaviani (36) yang ditemukan tewas terikat dan mulut dilakban di atas ranjang sebuah apartemen di Margonda, Depok akhirnya terkuak.

Dari hasil penyidikan sementara, pemicu pelaku Faiq Maulana (37) melakukan pembunuhan karena cemburu dengan korban yang dianggap kerap berhubungan dengan pria lain.

"Motif tersangka melakukan pembunuhan berencana dan pencurian dengan kekerasan karena pelaku merasa kesal dan cemburu terhadap korban yang berhubungan dengan pria lain," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus kepada wartawan, Kamis (5/8/2020).

Dari hasil pemeriksaan diketahui, Faiq yang berstatus duda itu telah menjalin asmara dengan korban selama tiga tahun terakhir. Namun, keduanya kerap bertikai karena pelaku curiga korban berselingkuh.

"Tersangka FM (Faiq Maulana) marah dan cemburu karena korban AO (Astri Oktaviani) susah untuk dinasehati agar jangan berhubungan dengan orang lain," ujar Yusri.

Kasus pembunuhan sadis ini terkuak setelah jasad Astrid ditemukan dengan kondisi tangan dan kaki terikat serta mulut dilakban di Apartemen Margonda Residence V, Depok, Jawa Barat, Selasa (4/8/2020) lalu. Janda tersebut diduga menjadi korban pembunuhan.

Penemuan jenazah korban kali pertama dilaporkan oleh pihak pengelola apartemen kepada Polres Kota Depok, sekira pukul 20.00 WIB.

Atas laporan tersebut, aparat kepolisian setempat mendatangi lokasi kejadian dan menemukan perempuan tersebut dalam kondisi tragis.

"Kondisi badan telungkup ke bawah di atas ranjang, dengan posisi kaki dan tangan terikat ke belakang. Kemudian juga terdapat luka di bagian kepala belakang dan kening korban, dan juga korban dalam keadaan mulutnya ditutup lakban," ungkap Kasat Reskrim Polres Kota Depok Wadi Sabani kepada wartawan, Rabu kemrari,

Tak berselang lama, polisi akhirnya berhasil menangkap pelaku yang telah menghabisi nyawa Astrid. Ternyata, ibu dua anak itu dibunuh oleh kekasihnya bernama Faiq.

Polisi meringkus tersangka di tempat persembunyiannya di wilayah Bekasi, Jawa Barat.

Rampas Barang Bawaan Korban

Kapolres Kota Depok Kombes Azis Andriyansyah mengatakan FM berhasil ditangkap setelah polisi menelusuri jejaknya mulai dari indekos hingga tempat kerjanya.

"Alhamdulillah pelaku pembunuhan berencana ini berhasil kita tangkap dan terhadap pelaku sudah kami lakukan pemeriksaan," ungkap Azis di Polres Kota Depok, Jawa Barat.

Azis mengemukakan, selain tegas menghabisi nyawa korban, tersangka  juga turut membawa kabur sejumlah harta milik korban. Beberapa harta milik korban yang dibawa lari oleh tersangka yakni HP, cincin, hingga sepeda motor.

"Barang yang hilang di antaranya adalah HP, cincin, dan sepeda motor korban," ucap Azis.

Atas perbuatannya, FM pun dipersangkakan dengan Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana. Selain itu, dia juga dipersangkakan dengan Pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan yang mengakibatkan korban meninggal dunia.

"Ancaman hukuman terhadap pasal ini yaitu hukuman mati atau seumur hidup," pungkas Azis.

Artikel Asli