Terungkap isi memo yang ditulis Goo Hara sebelum meninggal

Brilio.net Dipublikasikan 09.45, 27/11/2019
foto: Instagram/@koohara__
Tulisan terakhir Goo Hara ditemukan pihak kepolisian.

Brilio.net - Goo Hara meninggal dunia pada Minggu (24/11). Ia ditemukan tergeletak tak bernapas di rumahnya, distrik Cheongnam pada pukul 18.09 waktu setempat. Kabar meninggalnya Goo Hara mengejutkan dunia hiburan, terutama bagi fans K-pop.

Kabar duka cita langsung meramaikan jagat media sosial. Warganet berduka cita dan merasakan kesedihan mendalam atas kematian sahabat karib Sulli yang beberapa waktu lalu juga meninggal dunia.

Polisi melalukan investigasi untuk mencari tahu penyabab meninggalnya wanita berusia 28 tahun tersebut. Dilansir brilio.net dari berbagai sumber, Goo Hara meninggal diduga bunuh diri.

Perkembangan terbaru, polisi dilaporkan telah menemukan sebuah memo tulisan tangan di rumah Goo Hara. Dilansir dari Koreaboo, Rabu (27/11), memo tersebut ditemukan di atas meja ruang keluarga dan berisi pesan yang cukup singkat.

Polisi menyebutkan pesan memo tersebut berisikan pikiran negatif Goo Hara.

"Pesan dalam memo itu sangat singkat dan ditemukan di atas meja ruang keluarga. Memo itu berisi pikiran negatif dari korban," kata polisi.

Setelah melakukan penyelidikan di lokasi kejadian dan meminta kesaksian dari keluarga serta teman-teman, polisi menemukan adanya unsur tindak pidana dalam kasus kematian Goo Hara.

Dalam investigasi, polisi memeriksa CCTV di kediaman Goo Hara. Kamera tersebut sempat merekam aktivitas wanita 28 tahun tersebut di rumahnya beberapa jam sebelum meninggal dunia.

Saat itu, asisten rumah tangga yang diketahui memiliki hubungan dekat dengan Goo, mencoba untuk menghubungi artis tersebut. Namun tidak ada yang merespons. Sehingga asisten rumah tangga pergi ke rumah Goo Hara untuk memeriksanya. Ia pun kemudian menemukan Goo Hara dalam keadaan tak bernyawa.

"Setelah melihat rekaman CCTV, terlihat bahwa Goo Hara kembali ke rumah pada Minggu, 24 November 2019, pukul 12.35 waktu setempat. Tidak ada orang lain yang mengunjungi rumah itu sejak saat itu," ungkap pihak kepolisian.

Polisi Seoul saat ini sedang berbicara dengan anggota keluarga Goo Hara untuk menanyakan apakah perlu dilakukan autopsi atau tidak.

Dilansir brilio.net dari dream.co.id, Rabu (27/11), setelah keluar dari Kara, Goo Hara mencoba untuk menjadi artis solo pada tahun 2015 dengan merilis EP berjudul Alohara (Can You Feel It?).

Tidak hanya menjalani solo karier, Goo Hara juga muncul sebagai bintang drama televisi City Hunter (2011).

Goo Hara mengaku depresi akibat cyber bullying hingga ditemukan tidak sadarkan diri dan dirawat di rumah sakit pada Juni lalu. Sebulan setelahnya, dia mengatakan betapa sulitnya mengatasi depresi akibat cyber bullying. Dia minta warganet untuk memberi komentar positif di media sosial.

Masalah depresi jangan disepelekan, jika pembaca mengalami krisis emosional, memiliki indikasi ingin bunuh diri, segera cari bantuan atau berbagi unek-unek di beberapa layanan online seperti, ibunda.id, sehatmental.id, pijar psikologi, yayasan pulih atau Komunitas Save Yourselves.

Artikel Asli