Terungkap, Ini Penyebab Tewasnya Wanita yang Ditemukan Terbungkus Seprai

Kompas.com Dipublikasikan 08.57, 20/11/2019 • Candra Setia Budi
Dok Polrestabes Makassar
Penyidik kepolisian saat olah TKP terhadap penemuan mayat perempuan yang terbungkus seprei di tepi sungai Jeneberang, Kecamatan Tamalate, Makassar, Senin (18/11/2019).

KOMPAS.com - Aparat kepolisian daerah (Polda) Sulawesi Selatan (Sulsel), berhasil mengungkap kasus mayat bernama Jumince Sabneno (32) warga asal Drda Oelbanu, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), yang ditemukan tewas terbungkus seprai di Sungai Jeneberang, Kecamatan Tamalate, Makassar, Senin (18/11/2019) lalu.

Mayat yang ditemukan terbungkus seprai ternyata korban pembunuhan, pelaku tak lain adalah pacarnya sendiri bernama Raymundus (32), warga asal Jalan Taborong, Kabupaten Gowa.

Raymundus ditangkap Tim Resmob Polda Sulsel di tempat kerjanya di daerah Tang, Kabupaten Gowa.

Baca juga: Ungkap Identitas Mayat Terbungkus Seprai, Polisi Buka Call Center Orang Hilang

Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Ibrahim Tompo mengatakan, korban tewas setelah dianiaya pelaku dengan cara mencekik dan memukul dengan menggunakan tangan.

"Pelaku mencekik korban dan memukul menggunakan tangan di depan wajah. Akhirnya korban meninggal dan membuang mayatnya di Sungai Jeneberang," jelasnya.

 

Masih dikatakan Ibrahim, Raymundus berprofesi buruh harian itu telah tinggal bersama Jumince di rumah indekos di Kabupaten Gowa.

"Pada hari Selasa, 18 November tersangkanya ditangkap. Hubungan pelaku dan korban mereka pacaran," katanya saat menggelar konferensi pers di Rumah Sakit Bhayangkara Makassar, Rabu (20/11/2019).

Baca juga: Wanita Terbungkus Seprai Korban Pembunuhan, Pelaku Pacarnya Sendiri

Atas perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 338 KUHP juncto Pasal 351 ayat 3 KUHP dengan ancaman hukuman penjara maksimal 15 tahun.

Sebelumnya diberitakan, Warga Kecamatan Tamalate, Makassar, dihebohkan dengan ditemukannya sesosok mayat perempuan tanpa identitas dalam keadaan telungkup terbungkus seprai biru putih di tepi Sungai Jeneberang tak jauh dari Jembatan Barombong, Senin, (18/11/2019).

Oleh warga, penemuan mayat tersebut dilaporkan ke pihak polisi.

Kapolsek Tamalate Kompol Arif Amiruddin mengatakan bahwa mayat pertama kali ditemukan seorang pedagang Usman Dg Ngeppe dan salah seorang nelayan setempat.

Baca juga: Mayat Perempuan Terbungkus Seprai Telah Mengambang Selama 8 Jam di Air

Keduanya terkejut melihat ada sesosok mayat berada di dekat kapal nelayan.

"Sekitar jam sembilan ditemukan. Identitasnya belum diketahui, Saat ditemukan dia seperti tertelungkup terbungkus seprai," kata Amir saat dikonfirmasi Kompas.com, Senin siang.

Amir mengatakan bahwa lokasi penemuan mayat tidak jauh dari bibir pantai Barombong.

 

(Penulis: Kontributor Makassar, Himawan | Editor: Dony Aprian)

Editor: Candra Setia Budi

Artikel Asli