Terungkap! Alasan Alvaro Bautista Ingin Pergi dari Ducati dan Bergabung Dengan Honda

Gridoto Dipublikasikan 12.15, 20/08/2019 • Uje
Alvaro Bautista merasa penting untuk menyelesaikan lomba di race 2 WSBK Inggris, setelah jatuh di race 1

GridOto.com Jelang empat seri terakhir perhelatan World Superbike (WSBK), Alvaro Bautista mendadak jadi bahan pembicaraan.

Bukan apa-apa, Bautista yang baru menjalani musim perdananya di WSBK dikabarkan langsung ganti tim musim depan.

Bautista yang kini membela Ducati dikabarkan akan membelot ke Honda di musim 2020 nanti.

Padahal, di awal musim 2019 Bautista sempat memimpin klasemen cukup jauh bersama motor anyar Ducati V4.

()

Tapi kini ia justru tertinggal dari Jonathan Rea, dengan jarak 81 poin.

Seperti dilansir di situs corsedimoto.com Bautista diyakini bakal meninggalkan Ducati di akhir musim ini.

"Kami yakin Bautista dan Honda sudah membuat perjanjian," ungkap Manajer Ducati, Davide Tardozzi.

"Hanya masalah waktu saja Bautista dan Honda bakal mengumumkan pernyataan resminya," lanjutnya.

()

Masalah gaji menjadi salah satu alasan, kenapa Bautista ingin pergi dari Ducati.

Menurut beberapa sumber, meskipun Bautista menjadi juara dunia ia bakal menerima gaji yang lebih rendah dari rekan setimnya Chaz Davies.

Beda gaji antara Bautista dan Davies diyakini mencapai 300 ribu Euro atau sekitar Rp 4,7 Miliar.

Dengan performa yang lebih baik, tapi gaji yang didapat lebih rendah dari rekan setimnya membuat Bautista mencari tim lain.

()

Selain itu, Bautista sempat menginginkan klausul kontrak agar ia kembali ke MotoGP jika mampu menjadi juara dunia WSBK musim ini.

Namun, hal tersebut ditolak mentah-mentah oleh Ducati yang memiliki kontrak dengan 4 rider untuk mengendarai motor pabrikan di musim 2020 nanti.

Sementara Honda yang belum pernah menang di WSBK sejak kematian Nicky Hayden, membutuhkan rider yang lebih berpengalaman di tim mereka.

Sosok Alvaro Bautista dirasa mampu bekerja dengan baik, apalagi ia sempat membela tim Honda Gresini di ajang MotoGP.

Honda dikabarkan bakal mendengarkan apa kemauan Bautista, termasuk jika ia ingin diturunkan di ajang Suzuka 8 Hours.

()

Artikel Asli