Terpopuler: Karyawan DCost demo karena dipecat, Pajak sisir rekening saldo Rp 1 M

Kontan.co.id Dipublikasikan 00.04, 28/11/2019 • Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Berikut adalah sejumlah artikel yang menjadi trending di Kontan.co.id:

Keluar dari daftar 10 emiten big caps, ini rekomendasi saham Gudang Garam (GGRM)

Saham PT Gudang Garam Tbk (GGRM, anggota indeks Kompas100) keluar dari jajaran emiten berkapitalisasi pasar di atas Rp 100 triliun atawa big caps. Berdasarkan data perdagangan Bursa Efek Indonesia, Rabu (27/11), dalam sepekan harga saham GGRM terkoreksi 6,78%.

Pada penutupan perdagangan Rabu (27/11), harga saham GGRM menguat 2,44% ke level Rp 50.425 per saham. Saat ini kapitalisasi pasar GGRM sebesar Rp 97,02 triliun.

Artikel Selengkapnya: Keluar dari daftar 10 emiten big caps, ini rekomendasi saham Gudang Garam (GGRM)

Kena PHK tanpa ada teguran, ratusan karyawan D'Cost bakal demo

Serikat Pekerja D'Cost Seafood akan berunjuk rasa di Restoran D'Cost VIP, Jalan Abdul Muis, Jakarta Pusat, besok (28/11).

Pemicu unjuk rasa ini adalah tindakan manajemen D'Cost Seafood yang banyak melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) karyawan tanpa ada teguran.

Artikel Selengkapnya: Kena PHK tanpa ada teguran, ratusan karyawan D'Cost bakal demo

Cocokkan dengan SPT, Ditjen Pajak sisir nasabah bank bersaldo lebih Rp 1 miliar

Anda punya saldo tabungan minimal Rp 1 miliar? Jika iya, bersiaplah jika menerima surat cinta dari Direktorat Jenderal  (Ditjen) Pajak, Kementerian Keuangan (Kemkeu).

Saat ini, Ditjen Pajak tengah menelisik pemilik saldo tabungan dan atau deposito minimal Rp 1 miliar  dengan data-data yang dimiliki oleh Ditjen Pajak. Setiap Kantor Pelayanan Pajak (KPP) memegang 10 wajib pajak.  

“Ditjen Pajak mensinkronkan data simpanan nasabah dengan data, seperti NPWP (nomor pokok wajib pajak), NIK (nomor induk kependudukan), serta SPT (surat pemberitahuan) mereka,” ujar Dirjen Pajak Suryo Utomo kepada  kontan.co.id (27/11).

Artikel Selengkapnya: Cocokkan dengan SPT, Ditjen Pajak sisir nasabah bank bersaldo lebih Rp 1 miliar

Saham HM Sampoerna (HMSP) dan Gudang Garam (GGRM) anjlok, begini rekomendasi analis

JAKARTA. Pada perdagangan Selasa (26/11), saham emiten rokok, yaitu PT Hanjaya Mandala Sampoerna Tbk (HMSP) dan PT Gudang Garam Tbk (GGRM) ditutup anjlok. HMSP turun 4,48% ke level Rp 1.920 per saham, sedangkan GGRM turun 5,65% ke 49.225 per saham.

Akan tetapi, pada perdagangan hari ini, Rabu (27/11), saham HMSP hanya turun 0,78% ke Rp 1.905, sedangkan GGRM justru naik 2,44% ke Rp 50.425 per saham.

Artikel Selengkapnya: Saham HM Sampoerna (HMSP) dan Gudang Garam (GGRM) anjlok, begini rekomendasi analis

Saham emiten portofolio reksadana Minna Padi merosot, berikut rekomendasi analis

JAKARTA. Harga saham-saham yang masuk dalam portfolio reksadana manager investasi Minna Padi Aset Manajemen (MPAM) ambles. Pada perdagangan Rabu (27/11), harga saham PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) turun 3,70% ke level 780 per saham. 

Kemudian harga saham PT Waskita Karya TBk (WSKT) melemah 4,74% ke harga Rp 1.305 per saham, selanjutnya PT Wijaya Karya (WIKA) merosot 4,59% ke harga Rp 1.870 per saham.

Artikel Selengkapnya: Saham emiten portofolio reksadana Minna Padi merosot, berikut rekomendasi analis

https://investasi.kontan.co.id/news/saham-emiten-portofolio-reksadana-minna-padi-merosot-berikut-rekomendasi-analis

Artikel Asli