Ternyata 5 Permainan Ini Bantu Kurangi Kebiasaan Rewel pada Anak

Popmama.com Dipublikasikan 05.00, 13/10/2019 • Bella Lesmana
Freepik

Si kecil biasanya bersikap manis dan murah senyum, tapi tiba-tiba ia mendadak menjadi rewel?

Sebenarnya usianya yang masih di bawah 3 tahun anak mulai mengeksplorasi lingkungannya, sementara kemampuan berkomunikasi serta fisiknya belum memadai. 

Di fase ini orangtua cukup direpotkan dengan mood swing, tantrum, serta kerap kali rewel.

Meski rewel adalah bagian alami dari tumbuh kembang anak. Tentunya hal ini sering memancing emosi Mama.

Lalu apa yang bisa dilakukan untuk mengurangi anak yang rewel?

Jangan bingung, berikut Popmama.com informasikan 5 permainan yang bisa membantu kurangi rewel pada anak. Langsung cek, yuk:

1. Bermain pasir kinetik melatih kesabaran anak

aliexpress.com

Memang tidak selalu mudah untuk tetap tenang saat menghadapi anak rewel. Tapi memarahi si Kecil justru akan memperparah emosinya, Ma.

Oleh karena itu, cegah situasi semakin memanas dengan mengajaknya bermain pasir kinetik. Berikan suasana menyenangkan dan seru kepada anak ketika ia sedang bermain pasir, sehingga anak lebih aktif dan mudah mengeksplor kemampuannya.

Dari bermain pasir dengan metode floor time, Mama bisa mengajarkan dan melatih kesabaran si Kecil. 

Apalagi melakukannya secara rutin selama 30 menit setiap harinya. Kegiatan tersebut bisa mengekspresikan kehangatan dan kasih sayang Mama kepada sang buah hati.

2. Bermain petak umpet bisa membantu tumbuh kembang anak

Freepik

Pada umumnya anak yang masih berusia dini memiliki banyak perubahan sikapnya. Mereka jadi lebih sering menangis, mengamuk dan bersikap sesuka hatinya. Kondisi ini sering diistilahkan terrible two.

Kali ini Mama bisa mengatasi rewel pada si Kecil dengan mengajaknya bermain petak umpet atau hide and seek.

Minta ia untuk menutup matanya, hitung hingga 5-7 detik dan cobalah mengumpet di balik pintu. Lalu biarkan ia membuka matanya dan mencari keberadaan Mama.

Si Kecil pasti akan tertawa senang ketika berhasil menemukan Mama. Kemudian lakukan sebaliknya, yaitu berganti posisi.

Permainan petak umpet yang menyenangkan ini mengandung manfaat bagi tumbuh kembang anak, baik pertumbuhan kecerdasan intelektual, emosional, maupun sosialnya.

3. Ajak si Kecil mencari barang yang disembunyikan

Freepik

Anak kecil mudah sekali rewel. Jika ia sudah begitu, alihkan perhatiannya dengan suatu permainan.

Di mana usianya ini sedang senang mengeksplorasi lingkungannya, sehingga ia akan tertarik jika diminta mencari barang yang disembunyikan.

Agar lebih seru, sebutkan ciri-ciri barangnya untuk merangsang imajinasi dan daya konsentrasinya.

Setelah mereka sudah mendapatkan barang yang dimaksud, Mama bisa memberikannya reward kecil seperti mengajaknya makan ice cream.

Saat Mama bermain dengan si Kecil, itu akan memberikan kontribusi lebih untuk membangun interaksi sosialnya. Tentu saja ini sangat menyenangkan, sehingga membuat kondisi psikisnya jadi lebih sehat.

4. Menggambar dapat merangsang perkembangan emosional anak

Freepik/prostooleh

Saat menghadapi anak rewel menjerit-jerit di rumah, Mama bisa mengalihkannya dengan memberikan ia buku gambar beserta crayon atau pensil warna.

Mama dapat memintanya menggambar atau mewarnai secara bebas. Berilah dukungan dan semangat pada anak saat menggambar.

Lalu cobalah untuk bertanya mengenai kisah atau cerita dari gambar yang telah dibuat oleh anak.

Dengan menggambar maka dapat merangsang perkembangan emosionalnya dan mengekspresikan apa yang ia rasakan.

5. Menyusun balok mengenalkan kemampuan memecahkan masalah

Unplash/La-Rel Easter

Saat anak rewel, sebaiknya jangan dimarahi. Untuk itu, sediakanlah permainan yang membuatnya tetap aktif.

Cobalah mengajaknya bermain menyusun balok. Siapkan beberapa balok mainan yang ukurannya tidak terlalu besar.

Permainan susun balok sama halnya dengan permainan puzzle, karena sama-sama dalam kategori permainan konstruktif.

Meski bermain balok terbilang sederhana, tapi akan melatih kesabarannya dan merupakan sarana untuk mengenalkan kemampuannya dalam memecahkan masalah.

Nah, itulah 5 permainan yang dapat membantu anak yang sering rewel. Ketika anak-anak sukses belajar mengendalikan perilaku, jangan lupa memberikan respon yang baik.

Artikel Asli