Terjebak di Bali Karena Wabah, Turis Cantik Asal Kirgistan Ini Malah Temukan Belahan Jiwa

Boombastis.com Dipublikasikan 11.00, 05/06 • Ayu

Wabah corona memang membuat banyak kalangan kalang kabut dan kesusahan. Kasus pasien yang terus melonjak membuat para karyawan kehilangan pekerjaan karena PHK massal, berbagai instansi tutup dikarenakan tak punya biaya untuk beroperasi, ada pula turis yang tak bisa pulang karena mereka terjebak di daerah dan tak ada penerbangan untuk pulang.

Salah satu kisah unik yang akan Boombastis.com angkat berikut adalah kisah gadis asal Kirgistan yang harus tinggal sementara di Bali. Di Bali, ia kemudian bertemu dengan seorang pria yang menjadi pemandu wisata, mereka saling jatuh cinta dan memutuskan untuk menjalin hubungan alias pacaran.

Terjebak di Bali karena adanya lockdown di Cina

Aiperi terjebak di Bali [sumber gambar]

Gadis bernama Kurbanbaeva Aiperi (19) ini adalah seorang mahasiswi yang sedang kuliah di salah satu universitas di Cina. Ia memutuskan untuk berlibur ke Bali pada Januari lalu karena tertarik dengan keindahan alamnya serta budayanya sudah terkenal di mancanegara. Namun, saat sedang berada di Indonesia, Aiperi malah tak bisa pulang karena kebijakan lockdown dari pemerintah Cina. Ia juga tak bisa pulang ke negaranya karena berencana kembali untuk melanjutkan studi.

Rencana yang tak berjalan

Suasana jalanan Bali yang sepi [sumber gambar]

Pada awalnya, Aiperi hanya mengagendakan berlibur selama satu bulan saja, hingga Februari 2020. Namun, ia ternyata harus tinggal lebih lama di Indonesia karena penerbangan dari dan ke Cina dibatalkan. Beruntungnya, Aiperi kemudian bertemu dengan seorang pemandu wisata yang merupakan warga Bandar Lampung, Edo Junaidi (35). Pertemuan yang intens dan sosok Edo yang bersikap baik kepadanya inilah yang membuat Aiperi jatuh hati. Bahkan Aiperi sempat diajak oleh Edo ke kampung halamannya di Lampung.

Ikut ke Lampung karena tak ada pemasukan di Bali

Aiperi dan Edo [sumber gambar]

Bekerja sebagai pemandu wisata di Bali membuat Edo kewalahan. Edo mengaku tak punya pemasukan karena tak banyak turis yang datang akibat corona. Akhirnya ia pun berniat pulang ke kampung halamannya di Lampung pada akhir April 2020 lalu. Edo memberi Aiperi tawaran untuk ikut ia pulang, gadis tersebut pun mengiyakan. “Bingung juga di Bali, mau masuk bulan puasa, mau sahur di mana,” kata Aiperi melansir dari kompas.com. Akhirnya, sejak minggu terakhir April 2020, Aiperi tinggal di rumah orangtua Edo di Jalan Ikan Tembakang, RT 07, Lk 2, Kelurahan Sukaraja, Kecamatan Bumiwaras.

Rencana untuk kembali lagi ke Cina

Aiperi yang ikut ke Lampung [sumber gambar]

Suasana di Lampung ternyata membuat Aiperi betah. Ia mengaku menikmati alam dan makanan yang disediakan oleh keluarga Edo. Bahkan, setelah pandemi ini selesai, Aiperi mengaku bahwa ia akan mengunjungi Pulau Pahawang terlebih dahulu, barulah setelahnya kembali ke Bali dan pulang ke Cina. Statusnya sebagai mahasiswa membuat ia mau tak mau harus melanjutkan studi yang sempat tertunda.

Ya, ternyata di balik pandemi yang kian membuat pusing kepala ini masih ada cerita unik. Tak hanya Aiperi saja yang terjebak dan tidak bisa pulang ke negaranya, ada puluhan turis lain yang juga tidak bisa ke mana-mana karena wabah virus ini.

Artikel Asli