Terjangkit Corona, Crazy Rich Ini Sewa Jet Pribadi Rp 5 M Balik ke Negaranya

kumparan Dipublikasikan 06.41, 09/08 • Crazy Rich
Tien Nguyen, sosialita Vietnam yang pulang menggunakan jet pribadi dari London karena terjangkit Corona. Foto: Instagram @tiennnguyenn

Di masa pandemi seperti sekarang, penyakit memang bisa menyerang siapa saja, termasuk orang-orang kaya yang melindungi diri dengan sarana paling mutakhir sekalipun.

Virus Corona, yang kini jadi sumber ketakutan massal penduduk bumi, tak pernah pilih-pilih ketika hendak masuk ke tubuh seseorang. Hal semacam itu, terang saja, terjadi pada seorang wanita asal Vietnam, Tien Nguyen, yang pada Juni lalu terjangkit virus tersebut.

Tien Nguyen bukanlah orang sembarangan. Di Vietnam, ia dan keluarganya terkenal sebagai konglomerat yang punya beberapa bisnis fashion besar seperti Burberry, Armani, dan Versace. Maka praktis, Tien yang punya paras cantik sekaligus lahir dari keluarga Crazy Rich itu kerap disebut sebagai sosialita atau selebriti Vietnam.

Melansir dari South China Morning Post, Tien menjadi selebriti ketiga Vietnam yang terjangkit virus Corona. Sebelumnya, sosialita kakak-beradik Nga Nguyen dan Nguyen Hong menjadi dua selebriti pertama yang masuk daftar itu. Keduanya diketahui terjangkit Corona selepas menghadiri fashion week di Paris, Milan, dan London.

Menurut sebuah laporan, Tien memang sempat bertemu kakak-beradik itu di London. Ia disebut telah memeriksakan keadaannya ke beberapa dokter di sana lantaran menunjukkan gejala terjangkit Corona yakni batuk-batuk.

Menanggapi kondisi itu, keluarga Tien merasa amat khawatir dan memutuskan untuk membawa Tien pulang ke Vietnam. Hal itu membuat Johnathan Hanh Nguyen, ayah Tien, harus menyewa sebuah jet pribadi untuk membawa putri kesayangannya kembali ke rumah. Sebuah media lokal Vietnam memperkirakan, perjalanan udara yang ditempuh selama 13 jam itu bisa menghabiskan US$ 360 ribu atau sekitar Rp 5 miliar (kurs 14.000).

Setelah tiba di Vietnam, Tien langsung menjalani tes. Dan, benar saja, sosialita cantik berumur 24 tahun itu ternyata terjangkit virus Corona.

Seiring dengan Tien yang menjalani masa penyembuhan, ayahnya banyak membantu pemerintah Vietnam dalam penanggulangan virus Corona. Johnathan diketahui memberi sumbangan dana sebesar 30 miliar dong Vietnam atau sekitar Rp 18 miliar guna melangsungkan niat baiknya itu.

Artikel Asli