Terjadi Lagi, Pemobil di Sumut Todongkan Senjata dan Mengaku Polisi

Suara.com Dipublikasikan 09.20, 18/06/2019 • Dany Garjito
Pemobil di Sumut Todongkan Senjata dan Mengaku Polisi. (Instagram/abdul.munir52)
Pemobil di Sumut Todongkan Senjata dan Mengaku Polisi. (Instagram/abdul.munir52)

Suara.com - Masih hangat soal insiden pemobil BMW yang todongkan senjata di Jalan Alaydrus, Jakarta Pusat, kini aksi 'koboi jalanan' terjadi lagi di Sumatera Utara. Sambil menodongkan senjata api ke pria, pemobil ini bahkan mengaku sebagai anggota kepolisian.

Lewat jejaring Instagram, akun @abdul.munir52 mengunggah rekaman video berdurasi 54 detik. Sejak awal video, terdengar teriakan seseorang yang menyuruh si pemobil mengeluarkan senjatanya.

Terlihat juga pemobil yang mengenakkan kemeja hitam sedang berbicara dengan sosok wanita yang mengenakan daster.

Sambil kembali menuju mobilnya, terdengar teriakan "Ayo! Keluarkan pistolmu, keluarkan!" yang terjadi terus menerus.

Saat hendak masuk ke dalam mobilnya, pria tersebut terlihat emosi kembali dan mengatakan "Pecahin aja!", dengan maksud menyuruh pria yang merekam video untuk merusak mobil.

Seketika si perekam video itu hendak mencari batu, menerima tantangan si pemobil. Tapi kemudian ditenangkan oleh beberapa orang lain yang ada di lokasi kejadian.

Berdasarkan caption yang ditulis @abdul.munir52, kejadian ini bermula karena mobil si pria yang mengaku polisi berada di depan rumah warga dan menghalangi mobil yang hendak keluar.

"Kronologinya mobil dia parkir di depan rumah menghalangi mobil mau keluar. Ternyata dia di sekolah depan rumahku ngambil rapor anaknya. Jadi didatangi bapakku ke sekolah, dipanggil pakai pengeras suara untuk geser mobil bberaa kali, namun tidak diindahkan. Begitu selesai ambil rapor, dia keluar alah marah-marah dan menodongkan pistol ke masyarakat sipil," katanya.

Di akhir caption juga ditulis lokasi kejadian yaitu di Tanjung Morawa, Deli Serdang, Sumatera Utara.

Belum diketahui apakah kejadian ini sudah dalam penyelidikan pihak kepolisian, tapi aksi 'koboi jalanan' yang kembali terjadi tentunya membuat masyarakat geram.

Artikel Asli