Tergiur Pria Baju Loreng Gagah, Gadis-gadis Tertipu Cinta Tentara Gadungan, Curhat Para Korban Viral

Tribun Style Dipublikasikan 05.35, 19/09/2019
Pria Ngaku Anggota TNI Pacari 2 Wanita Cantik Sekaligus, Video Pengakuan Korban Lainnya Viral. Foto: Facebook

Kasus anggota TNI gadungan kembali terungkap, kali ini dua wanita di Kendari menjadi korbannya.

Anggota TNI gadungan yang berhasil diringkus aparat kepolisian bernama Muhammad Aldi Hidayat alias Ebong (21).

Ebong tidak berkutik saat diringkus tim buser Polres Kendari.

Penangkapan Ebong setelah adanya laporan pencurian barang berharga sejumlah wanita.

Anggota TNI gadungan itu ditangkap pada Selasa (17/9/2019), pukul 15.00 wita.

Muhammad Aldi Hidayat alias Ebong nekat menjadi anggota TNI gadungan untuk memperdayai para  wanita.

Bukan hanya mengaku sebagai TNI gadungan, Ebong juga kerap mengaku sebagai polisi.

Hal itu dilakukan Muhammad Aldi Hidayat alias Ebong untuk memikat para wanita yang akan menjadi korbannya.

Dikutip dari berbagai sumber, wanita yang menjadi korbannya di Kota Kendari, berjumlah tiga orang.

Dua diantaranya masih berstatus pelajar dan mahasiswi kesehatan.

Kasat Reskrim Polres Kendari, AKP Diki Kurniawan, saat dikonfirmasi membenarkan terkait penangkapan aparat gadungan.

“Iya benar ada oknum aparat gadungan yang kita amankan,” kata Diki.

Ebong Anggota TNI Gadungan (instagram satriawibawamiliter/sultranews)

Kejadian Serupa

Seorang pria bernama Angga Deri Klana (Deka) berhasil memikat wanita berparas cantik dengan berpura-pura menjadi personel TNI.

Kejadian ini sontak viral di media sosial.

TNI gadungan tersebut bernama Angga Deri Klana (Deka).

Berdomisili di Kecamatan Sunggal, Deliserdang, Sumatera Utara.

Setelah ditelusuri pria tersebut ternyata pernah mencoba seleksi masuk TNI jalur Tamtama 2018.

Pada video yang beredar di media sosial, pria itu membantah kalau memikat wanita dengan berpura-pura menjadi TNI.

Namun berbeda dengan pengakuan wanita bersamanya.

Perempuan berparas cantik itu membenarkan kalau Angga Deri Klana mengaku sebagai prajurit TNI.

"Aku gak bisa ditinggal, dia ngaku tentara," ucap wanita pada video yang viral.

Informasi penangkapan diunggah beberapa akun media sosial Facebook salah satunya adalah akun Facebook Info Militer Indonesia. 

Dalam postingan tersebut, ada beberapa foto pria yang menjadi tentara gadungan saat diamankan dan juga saat berfoto dengan wanita yang diduga pacarnya.

Berikut postingan lengkap akun facebook Info Militer Indonesia:

"Telah diamankan Seorang Oknum yang mengaku Anggota TNI di daerah Medan, dengan berpura-pura menjadi Anggota TNI.

Angga Deri Klana ( Deka) Ini berhasil memacari beberapa Gadis dan menipu Korbannya dengan meminta sejumlah uang kepada Korban, saat ini Angga sudah diamankan oleh pihak yang berwajib.

Pesen admin buat para kaum hawa bijaklah dalam melihat pasangan jangan hanya tergiur oleh baju loreng lantas melupakan segalanya.

Saat ini bnyak oknum2 yang tidak bertanggung jawab memanfaatkan baju loreng khususnya untuk tindak kejahatan penipuan,"

Tampak dalam foto yang diunggah, pria yang mengaku bernama Angga Deri Klana mengenakan seragam tentara dengan Badge Linud 100/Prajurit Setia.

Lucunya dia juga mengenakan seragam yang pangkatnya berbeda-beda, mulai dari pangkat Pratu hingga pangkat Serda.

Atas informasi yang beredar ini, Tribun Medan (grup Surya.co.id) pun coba meminta kejelasan informasi ini dari Kapendam I/BB.

Namun Kapendam Kolonel (Inf) Zeni Djunaidi mengatakan akan memberikan klarifikasi pemeriksaan lebih lanjut nantinya.

"Oh iya saya sudah tahu. Sekarang dia masih dites (diperiksa) di Linud 100/PS," ujarnya ketika dihubungi pada Kamis (22/8/2019) sore.

Deka, tentara gadungan yang diamankan TNI di Linud 100/PS (Screenshot Facebook)

Dalam foto itu juga, tampak Deka jongkok di sekitar pria berpakaian preman dan berseragam TNI.

Ngaku Intel

Terpisah, berakhir sudah petualangan Dali Halumini (26), pria yang kerap mengaku anggota TNI AD dengan pangkat Sersan Dua.

Dikutip dari Kompas.com (grup Surya.co.id), tentara gadungan itu diciduk anggota Satuan Intel Kodim 1417/ Haluoleo, Kendari, Selasa (14/4/2015) di kamar kosnya, lorong Torada, Kelurahan Bende, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra).

Dari tangan pria yang mengaku berdinas di satuan Intel Korem 143/ Haluole Kendari, petugas juga menyita beberapa alat bukti, yakni berupa pistol Revolver mainan, 17 butir peluru M16, kartu tanda anggota (KTA) palsu TNI, pakaian PDL dan PDH, satu tas pistol, satu buah lambang infanteri, satu kaos loreng dan sepatu PDH.

Anggota TNI Gadungan (KOMPAS.COM/KIKI ANDI PATI)

Lalu satu STNK motor, 4 unit ponsel dan satu lembar surat keterangan palsu nikah.

Pria yang beralamat di Desa Lapai, Kabupaten Kolaka Utara, Sultra, mengaku memperoleh amunisi dan perlengkapan militer dari seorang anggota TNI di Makassar.

"Saya dikirimkan teman anggota juga dari Makassar melalui mobil P0 Cahaya Ujung sekitar satu bulan lalu, kalau pistol didapat dari bengkel motor di Desa Lapai, Kolaka Utara," katanya di hadapan petugas Intel Kodim 1417/ Haluoleo, Selasa siang.

Dali mengaku, sudah tiga kali ikut seleksi anggota TNI dan lulus untuk tingkat Tamtama di Makassar.

"Tes ketiga kalinya saya lulus, tapi karena kena penyakit tifus akhirnya saya pulang ke Kendari. Tidak ada tujuan atau motivasi apapun sampai saya mengaku-ngaku sebagai anggota TNI," terangnya. (*)

Artikel Asli