Terekam CCTV, Video Petugas SPBU Ditampar Viral di Medsos

CIANJURTODAY.COM Dipublikasikan 07.11, 05/06 • Cianjur Today
Terekam CCTV, Video Petugas SPBU Ditampar Viral di Medsos

CIANJURTODAY.COM, Padalarang - Video petugas SPBU di Caringin Padalarang diduga ditampar viral di media sosial. Kasus tersebut saat ini tengah ditangani Polsek Padalarang.

Menurut informasi, pelaku yang merupakan seorang pria itu akan mendatangi Polsek Padalarang, Jumat (5/6/2020). Sebelumya sebuah video CCTV tersebar menunjukkan aksi tak terpuji seorang pengendara motor, yang diduga melakukan penamparan pada petugas SPBU Jalan Caringin, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat (KBB).

Video berdurasi 1 menit itu memperlihatkan seorang pengendara motor besar berwarna putih, mengenakan jaket hijau stabilo. Ia menyentuh bagian kepala perempuan operator pengisian bahan bakar.

Kanit reskrim Polsek Padalarang Ipda Ecep Karniman, mengatakan korban berinisial MN (20) baru membuat laporan ke pihak kepolisian. Saksi dan korban sudah diperiksa.

“Betul ada kejadian dugaan penamparan menjurus penganiayaan ringan. Saat ini korban baru membuat laporan ke pihak kepolisian. Kami sudah melakukan pemeriksaan korban dan saksi,” ungkap Ecep, Kamis (4/6/2020).

Kronologis Kejadian

Kasus petugas SPBU Padalarang ditampar berawal pada Rabu (3/6) sekitar pukul 19.15 WIB. Saat itu pelaku menyerobot antrean kendaraan di SPBU, kemudian korban meminta pelaku untuk ikut mengantre.

“Pelaku ini tidak sabar dan menyerobot antrean, dia bilang sudah izin temannya. Tapi tetap diminta mengantre oleh korban, akhirnya pelaku memilih mundur tapi dengan sedikit marah juga,” katanya.

Saat sampai gilirannya, pelaku mengisi bahan bakar senilai Rp50 ribu. Disaat itu pelaku terlihat mengibaskan tangannya ke bagian kepala korban.

Namun korban mengaku saat itu tangan pelaku hanya mengenai kerudung. "Jadi tidak ada penamparan atau kontak fisik lainnya. yang mengaku pada kami,” terangnya.

Saat ini polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini.
“Saat ini masih melakukan pendalaman, mengidentifikasi pelakunya siapa dan asalnya dari mana,” tandasnya. (ega/rez)

Sumber: ragamdaerah.com

Artikel Asli