Tengah Menganggur, Pelatih Korea Selatan di Piala Dunia 2018 Layak Dipertimbangkan PSSI

Bolalob Diupdate 08.52, 16/10/2019 • Dipublikasikan 00.30, 17/10/2019 • Randy Wirawan

Masa depan pelatih Timnas Indonesia, Simon McMenemy saat ini menjadi tanda tanya menyusul hasil buruk di Kualifikasi Piala Dunia 2022. Tim Merah-Putih asuhan Simon selalu kalah dalam empat laga yang dijalani.

Timnas Indonesia takluk 2-3 dari Malaysia, 0-3 dari Thailand, 0-5 dari Uni Emirat Arab, dan terbaru 1-3 dari Vietnam. Timnas Indonesia pun saat ini berada di juru kunci Grup G.

Seruan dari suporter agar Simon diganti pun semakin kencang terdengar. Seruan tidak hanya digemakan di stadion tapi juga di media sosial.

Nama Luis Milla menjadi yang paling banyak digaungkan. Milla sendiri saat ini tengah menganggur usai kontraknya tidak diperpanjang PSSI pada tahun 2018 lalu.

Sebenarnya ada alternatif selain kembali mengontrak Milla. Salah satu yang patut dicoba adalah eks pelatih Korea Selatan di Piala Dunia 2018, Shin Tae-yong.

Tae-yong saat ini baru berusia 50 tahun dan tengah menganggur usai berpisah dengan Korea Selatan. Ketika di Piala Dunia 2018, ia berhasil membawa Son Heung-min CS membuat kejutan dengan menumbangkan Jerman 2-0.

Langkah Korea Selatan memang hanya sampai di fase grup. Tapi Tae-yong memimpin Korea Selatan menampilkan permainan impresif.

Tidak ada salahnya, PSSI meniru langkah Vietnam yang memilih pelatih asal Korea Selatan, Park Hang-seo. Di tangan Park, Vietnam menjelma menjadi salah satu tim yang disegani di Asia.

Tae-yong sendiri sempat dikaitkan dengan timna Thailand. Namun Thailand pada akhirnya memilih Akira Nishino yang pada Piala Dunia 2018 lalu menukangi Jepang.

Tangan dingin Nishino saat ini sudah mulai terlihat. Ia membawa Thailand mengalahkan Uni Emirat Arab dengan skor 2-1.

Kini bola ada di tangan PSSI apakah mempertahankan Simon atau melihat opsi lain. Terdekat, Timnas Indonesia sudah ditunggu laga bergengsi melawan Malaysia di Kuala Lumpur pada tanggal 19 Oktober.

View this post on Instagram

Setiap pelatih memiliki hak untuk menyampaikan Alibi apabila timnya tidak tampil baik dan menderita kekalahan. . Jadi klo Federasi, pelatih bahkan pemain menganggap kekalahan beruntun ini adalah hal yang wajar, kita sebagai pecinta Timnas Garuda bisa apa? Apa ekspetasi kita yang terlalu tinggi ya lob? 🤔 #Timnas #BolalobFootball

A post shared by Bolalob.com (@bolalobfootball) on Oct 15, 2019 at 11:59pm PDT