Telepon Jokowi, Presiden Cina Tawarkan Bantuan Hadapi Corona

Tempo.co Dipublikasikan 00.56, 03/04 • Syailendra Persada
Presiden Jokowi (kanan) mengadakan pertemuan dengan Penasihat Hubungan Luar Negeri Presiden RRT, Song Tao, di Istana Kepresidenan Bogor, Jumat, 20 September 2019. Song Tao merupakan Penasihat Hubungan Luar Negeri Presiden Cina Xi Jinping. TEMPO/Subekti.
Presiden Cina Xi Jinping menghubungi Presiden Jokowi. Ia menawarkan bantuan kepada Pemerintah Indonesia untuk mengatasi Corona.

TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Cina Xi Jinping menyatakan siap membantu Indonesia untuk mengatasi wabah penyebaran virus Corona.

Dalam percakapan telepon dari Beijing dengan Presiden Joko Widodo atau Jokowi pada Kamis, 2 April 2020, Xi menyampaikan keprihatinannya mengenai penyebaran virus yang makin meluas ke berbagai negara dan kawasan termasuk Indonesia.
"Atas nama pemerintah dan rakyat Cina, menyampaikan rasa simpati kepada masyarakat Indonesia," kata otoritas Cina seperti dikutip dari Antara pada Jumat, 3 April 2020. Xi kemudian menawarkan bantuan kepada Pemerintah Indonesia. Xi juga yakin Presiden Jokowi mampu mengatasi pandemi Corona di Indonesia
Sekretaris Jenderal Partai Komunis Cina itu mengatakan Indonesia dan Cina sudah saling membantu dalam mengatasi pandemi virus. Presiden Xi juga menekankan pentingnya sinergi yang kokoh sehingga masyarakat internasional mampu melawan Corona.
Sementara itu, Jokowi mengatakan bahwa di bawah kepemimpinan Xi, masyarakat Cina telah melewati pencapaian penting dalam memerangi virus Corona sehingga dunia dapat belajar dari mereka.
Jokowi juga menyampaikan terima kasih atas bantuan dan dukungan Cina kepada Indonesia dalam mengatasi wabah tersebut. Bantuan Cina, kata Jokowi, sangat penting bagi Indonesia.
Menurut Jokowi, virus tidak mengenal batas negara dan telah menjadi musuh bersama umat manusia. Sehingga, kata dia, Indonesia siap bekerja sama dengan Cina guna memperkuat solidaritas dan kerja sama internasional. Indonesia telah menerima bantuan alat kesehatan dari Cina yang diangkut tiga pesawat berbeda dari Shanghai menuju Jakarta.

Artikel Asli