Update browser Anda

Browser yang digunakan merupakan versi lama dan sudah tidak didukung lagi. Kami menyarankan Anda mengupdate browser Anda untuk pengalaman yang lebih baik.

Tanggapi Protes Anti-Islam, Wanita Ini Selfie di Depannya

Keepo.me Diupdate 23.25, 26/04/2019 • Dipublikasikan 23.25, 26/04/2019 • Ade Fatimah

Cara unik paling epic!

Seorang remaja perempuan tengah menjadi sorotan publik lantaran aksinya yang nekat menghampiri para demonstrasi. Wanita berhijab ini memberikan tanggapan yang unik kepada sekelompok orang yang protes anti-Islam.

Dilansir dari Next Shark (24/4/2019), perempuan bernama Shaymaa Ismaa’eel datang ke konvensi Islamic Circle, Amerika Utara. Ketika tiba di sana, pemandangan petama yang dilihat perempuan 24 tahun ini malah segerombolan orang tengah protes anti-Islam.

View this post on Instagram

Black, Muslim, Woman. I’m a triple threat.

A post shared by شيماء (@shaymaadarling) on Apr 20, 2019 at 4:04pm PDT

Tentu aksi para pelaku unjuk rasa ini membuat beberapa orang memberi respon berbeda. Namun yang dilakukan Shaymaa secara spontan itu malah menjadi epic!

"Sebagian besar orang, terutama Muslim, tidak tahu bagaimana harus bertindak saat itu. Beberapa remaja bahkan sempat marah dan mencoba untuk mendekati orang-orang tengah protes," cerita Syahmaa.

Bagi sebagian besar teman Shaymaa hanya berkomentar tentang sikap radikal tersebut dan mengatakan mereka tidak tahu apa pun soal agama Islam. Temannya pun percaya bahwa orang yang melakukan protes tersebut akan diberikan ganjaran yang setimpal di akhirat kelak.

nextshark.com
nextshark.com

Namun Shaymaa terlintas punya ide kontras di pikirannya. Perempuan yang bekerja sebagai terapis perilaku anak-anak autis di Washington, D.C ini berniat untuk membalas perbuatan mereka yang melakukan protes anti-Islam itu dengan aksi yang menyentuh hati. Aksi kotras Shaymaa itu adalah berfoto selfie di depan para pelaku unjuk rasa anti-Islam tersebut.

Shaymaa meminta temannya, Jamilah, untuk mengambil foto dirinya dengan latar belakang para pendemo. Dengan jaket denim, celana dan hijab yang senada, Shaymaa berpose dengan ekspresi tersenyum lebar di depan kamera.

"Saya ingin mereka melihat wajah saya dan berjalan melintasi mereka saja tidak cukup. Kami sangat sibuk di hari Sabtu dan mereka sudah pergi saat jadwal konvensi longgar," tutur Shaymaa.

Sebelumnya, Shayma sempat berpikir untuk mencari pengeras suara untuk mengucapkan hal-hal baik yang mendamaikan para protes anti-Islam, sekaligus menguatkan Muslim lainnya yang menghadiri konvensi Islamic Circle tersebut.

On April 21st I smiled in the face of bigotry and walked away feeling the greatest form of accomplishment. pic.twitter.com/Dbrtk7MDAw

— شيماء (@ShaymaaDarling) April 23, 2019

Namun keadaan tidak mendukungnya. Shaymaa yang sempat pergi sebentar untuk belanja, kembali lagi untuk melihat orang-orang yang melakukan protes anti-Islam dan tiba-tiba memutuskan untuk berfoto dengan mereka.

"Ini dia mereka! Bisakah Anda mengambil foto saya?" tutur Syahmaa menirukan ucapannya saat itu.

Shaymaa memastikan dirinya tersenyum lebar saat seorang lelaki mulai berbicara tentang dirinya. Ia mengatakan, wajah Shaymaa seharusnya ditutupi. Tapi, ucapan itu tak ditanggapi Shaymaa.

Shaymaa mengunggah fotonya itu di akun Twitter, @ShaymaaDarling dan seketika mendapatkan respon yang sangat luar biasa. Tidak sedikit yang mengakui kesabaran Shaymaa yang terlihat tetap santai di depan orang-orang yang membenci agamanya.

Shaymaa memberikan pesan sederhana yang bermakna tentang pandangan dari dua sisi yang berbeda tentang Islam. Ia juga menambahkan bahwa ibunya sempat khawatir dengan keselamatannya saat foto dirinya viral.

“Karena tentu saja dunia ini tak hanya berisi orang-orang baik saja. Semuanya bangga pada saya sembari terus berdoa untuk keselamatan saya," tuturnya.

Hingga artikel ini diterbitkan, foto Shaymaa telah di-retweet sebanyak 77,628 kali dan mendapatkan likes 284,602 oleh pengguna Twitter lainnya.

Cara yang dilakukan remaja ini sebenarnya terbilang nekat, namun hasil fotonya malah jadi epic dan viral di sosmed. Selain sabar, perempuan ini juga bisa menunjukkan sisi kasihnya tanpa harus melawan atau membenci para pelaku unjuk rasa yang membenci agamnya.

Artikel Asli