Tak Melihat Salib di Logo HUT RI, Ernest Prakasa : Tuhan Ampuni Saya

Suara.com Dipublikasikan 03.11, 14/08/2020 • Yazir Farouk
Artis Ernest Prakasa berpose saat berkunung di kantor Redaksi Suara.com, Jakarta, Kamis (29/11). [Suara.com/Muhaimin A Untung]
Artis Ernest Prakasa berpose saat berkunung di kantor Redaksi Suara.com, Jakarta, Kamis (29/11). [Suara.com/Muhaimin A Untung]

Suara.com - Komika dan sineas Ernest Prakasa bereaksi mengenai tuduhan ada upaya kristenisasi di momen HUT RI ke-75. Tudingan ini mencuat setelah desain logo perayaan HUT RI tahun ini dianggap mirip salib.

"Kristenisasi HUT NKRI? Sebagai orang Kristen saya merasa bersedih mendengar kabar ini," kata Ernest Prakasa di kolom caption video yang diunggah di Instagram, Kamis (13/8/2020).

Ernest menuturkan alasan yang membuatnya bersedih. Sebagai orang yang beragama Kristen, ia justru sama sekali tidak melihat lambang salib di desain logo tersebut.

"Sebagai orang yang lahir, tumbuh dan dibesarkan di keluarga Kristen, ketika kuliah saya dibaptis percik, pas mau nikah saya dibaptis selam, tetep saya nggak bisa lihat itu salib adanya di sebelah mana?" ujar Ernest Prakasa di video.

Logo HUT RI ke-75 yang dituding mirip salib (ist)

Bergaya bahasa satire, sutradara film Cek Toko Sebelah ini menyatakan imannya lemah dan minta ampunan pada Tuhan.

"Tuhan ampuni saya, karena tidak bisa melihat tanda-tanda kebesaranMu yang terpampang nyata," ujarnya .

Lebih lanjut Ernest Prakasa mengatakan, bagi orang-orang yang bisa melihat tanda salib di logo HUT RI, itu tandanya iman mereka lebih kuat daripada dirinya.

"Semoga teman-teman lain yang lebih beriman dari saya bisa melihat tanda salib tersebut. Ini pertanda bahwa teman-teman lebih teguh di dalam Tuhan," katanya masih bersatire.

Spanduk HUT RI yang menjadi perdebatan adalah susunan balok yang berada di bagian kanan.
Beberapa orang mengklaim, susunan itu menyerupai simbol salib. Namun ada pula yang berpendapat jika itu adalah bagian dari desain.

Perbedaan pendapat itu juga diamini ulama Aa Gym. Namun tak pungkiri, ia pun melihat adanya simbol agama Kristen tersebut di spanduk HUT RI ke-75.

"Sekilas seperti ada tanda salib yang besar," kicaunya di Twitter, 11 Agustus 2020.

Namun penceramah asal Bandung, ini mengajak warganet untuk mengambil pelajaran dari polemik spanduk HUT RI tersebut.

Dia menghimbau dalam situasi krisis seperti sekarang yang diprioritaskan adalah persatuan dan kesatuan masyarakat.

Ernest Prakasa saat ditemui di kawasan Epicentrum, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (18/12/2018). [Wahyu Tri Laksono/Suara.com]

"Dalam situasi banyak masalah seperti sekarang ini, seyogyanya semua pihak berpikir berlapis lapis, bijaksana dan sangat peka terhadap peluang terjadinya masalah baru Yang tak perlu," tulisnya.

Aa Gym juga mendoakan perayaan HUT RI ke-75 tahun ini bangsa Indonesia bisa semakin adil dan dewasa serta mendapatkkan keberkahan dari Allah Tuhan Yang Maha Esa. Dia mengajak dan mengingatkan masyarakat untuk menjaga kesolidan.

Artikel Asli