Susah Cari Pasangan, Anglerfish Rela Bucin Seumur Hidup

Kompas.com Dipublikasikan 09.04, 06/08 • Kontributor Sains, Monika Novena
Edith A. Widder
Anglerfish jantan terlihat menempel pada tubuh betina yang berukuran jauh lebih besar.

KOMPAS.com - Kehidupan ikan-ikan di laut dalam yang gelap dan tanpa cahaya tak banyak diketahui orang. Seperti salah satunya adalah saat mereka hendak kawin.

Peneliti mengamati perilaku unik yang menarik perhatian pada anglerfish. Spesies ikan hidup di laut dalam ini rela menjadi "bucin" setelah menemukan betina yang tepat untuk dikawini.

Seperti dikutip dari Science Alert, Kamis (6/8/2020), mencari pasangan di laut dalam bukan perkara mudah. Sebab, tak banyak ikan yang bisa dijumpai.

Saat anglerfish jantan menemukan betina yang sesuai di kegelapan, ikan itu akan melakukan hal yang ekstrem.

Anglerfish akan mengeluarkan giginya yang tajam dan menggigit perut pasangannya.

Baca juga: Pertama di Dunia, Video Tangkap Ngerinya Perkawinan Ikan Anglerfish

Selanjutnya, jantan yang berukuran kurang dari satu sentimeter ini akan mengeluarkan enzim yang menghancurkan kulit betina dan menyatukan jaringan tubuhnya dengan betina, serta membentuk sirkulasi darah yang menghubungkan pejantan dengan betina.

Tidak perlu mencari makan sendiri, jantan yang telah nyaman dengan hubungan yang disebut oleh peneliti sebagai parasitisme seksual ini bisa kehilangan mata, sirip, dan beberapa organ internal.

Di balik proses perkawinan yang ekstrem tersebut, peneliti masih bertanya-tanya bagaimana Anglerfish jantan bisa menyatukan tubuhnya dengan si betina. Sebab, penyatuan tubuh seperti itu bukan perkara yang mudah.

Lihat saja kasus transplatasi organ pada manusia. Penerima donor akan membutuhkan imunosupresan seumur hidup karena adanya resistensi terhadap benda asing yang dicangkokkan pada tubuh.

Namun, anglerfish tampaknya tak memiliki masalah itu.

Dengan mempelajari genom 10 spesies anglerfish yang berbeda, peneliti menemukan ada beberapa perbedaan penting pada sistem kekebalan makhluk ini dengan vertebrata lain.

Beberapa jenis anglerfish ditemukan tidak memiliki gen-gen yang bisa memproduksi antigen tertentu yang disebut major histocompatibility (MHC) antigen.

MHC ini berfungsi memberi tahu sistem kekebalan tubuh ketika ada benda asing yang masuk dan berguna bagi banyak makhluk hidup. Namun, anglerfish tampaknya tidak masalah bertahan hidup tanpa fasilitas kekebalan yang penting ini.

"Penemuan ini mengisyaratkan kemungkinan bahwa sistem kekebalan anglerfish sangat tak biasa di antara puluhan ribu spesies vertebrata," ungkap Jeremy Swann, ahli imunobiologi dari Max Planck Institute, Jerman.

Baca juga: Di Mata Spesies Ikan Laut Dalam, Habitat Gelap Mereka Mungkin Berwarna

Meski sampai saat ini peneliti belum dapat mengatakan dengan pasti mengapa anglerfish dapat beradaptasi dengan sistem kekebalan yang aneh. Namun ada kemungkinan itu ada kaitannya juga dengan kebiasaan reproduksi mereka yang aneh serta habitat mereka di laut dalam.

Saat tak ada harapan menemukan pasangan lagi, tampaknya anglerfish akan menyerahkan apa saja untuk pasangan hidupnya. Mulai dari sirip, mata, sistem kekebalan, dan bahkan organ mereka, ujar Theodoro Pietsch, ahli biologi evolusi dari University of Washington.

Studi dipublikasikan dalam jurnal Science.

Penulis: Kontributor Sains, Monika NovenaEditor: Shierine Wangsa Wibawa

Artikel Asli