Surat Wasiat Remaja Tewas Ketabrak Kereta: Tidak Perlu Dikubur, Bakar Saja

Merdeka.com Dipublikasikan 02.50, 14/08

                Ilustrasi mayat. ©2013 Merdeka.com/Shutterstock/forestpath
Gozali menceritakan, korban tewas setelah tertabrak kereta rel listrik pada pukul 16.20 WIB. Gozali mengatakan telah memeriksa dua orang saksi yang melihat kejadiannya ini.

Seorang remaja pria menyampaikan wasiat untuk warga yang menemukan jenazahnya agar tidak di masukkan ke liang lahat. Jasad WT (19) ditemukan tewas dengan kondisi mengenakan di pinggir rel kereta depan Museum Ahmad Yani Jalan Latuharhari, Menteng Jakarta Pusat pada Selasa (11/8).

Polisi menduga korban meninggal akibat bunuh diri. Dugaan polisi diperkuat dengan ditemukan amplop dengan beberapa coretan.

"Ada kalimat 'Tidak Perlu Dikubur, Bakar Saja, I'm Fine Thank You, Sorry Ya Terimakasih," kata Kanit Reskrim Polsek Metro Menteng Kompol Gozali Luhulima dalam keterangan tertulis, Jumat (14/8).

Gozali menceritakan, korban tewas setelah tertabrak kereta rel listrik pada pukul 16.20 WIB. Gozali mengatakan telah memeriksa dua orang saksi yang melihat kejadiannya ini.

Menurut penuturannya, WT diduga sengaja menabrakan diri. Sebab, WT justru tengkurap ketika kereta jurusan Manggarai arah Tanah Abang hendak melintas.

"Dia melakukan aksi tengkurap seperti orang bunuh diri di rel kereta," ujar dia.

Reporter: Ady Anugrahadi

Sumber: Liputan6.com

Artikel Asli