Sunset House: Rumah yang Memberikan Suasana Matahari Terbenam di Area Bersantainya

Furnizing.com Dipublikasikan 10.27, 17/10/2019 • Sarah Dwi Putri

Renovasi rumah dengan lahan sebesar 300 meter persegi di Sao Paulo ini membuat casa14 Arquitetura memikirkan desain aslinya pada tahun 1970an. Dengan trotoar yang terkotak dan sirkulasi yang kurang jelas, proyek ini membuat arsitek untuk berpikir kembali mengenai masalah sosial dan intergrasi ruang dalam rumah untuk pasangan muda.

Untuk mengubah hal-hal tersebut, arsitek perlu melewati beberapa rintangan seperti halnya dinding pembatas yang berlebihan membatasi ruang, halaman belakang bangunan yang mencakup 100 meter persegi luasan, dan ketinggian antar lantai yang tidak biasa menambah tantangan arsitek dalam mendesain.

Untuk mengatur ruang di dalam rumahnya, arsitek pun mengajukan kepada klien untuk menghilangkan partisi rumah pada bagian bawah dan menaikkan ketinggian lantai untuk area besosialisasi. Tentunya hal ini akan mempermudah untuk mengintegrasikan antar ruang dalam rumah dan memperbesar area tamannya termasuk taman di dalamnya. Balkon dalam rumah pun menjadi area utama untuk lingkungan tempat tinggal karena menjadi ruang yang berada di antara ruang tengah, dapur, dan halaman belakang. Tangga pun menjadi area vertikal utama pada rumah.

Frame kaca dipasang pada area ruang tengah yang dilengkapi dengan pintu gesernya. Desain seperti ini dilakukan untuk meningkatkan cahaya yang masuk ke dalam rumah begitu juga udara. Ditambah lagi taman yang berada di luar akan memberikan udara yang segar ke dalam rumah ketika pintu dibuka.

Renovasi pada rumah ini juga memungkinkan komunikasi antar ruang. Ruangan di dalamnya dilingkupi oleh tirai dan tanaman sehingga jika cahaya masuk ke dalam ruangan secara berlebihan dapat diatasi dengan tirai. Posisi ruangan yang menghadap barat pun memberikan posisi yang indah pada pemilik rumah untuk melihat matahari terbenam. Maka dari itulah nama "sunset house" pun menjadi nama dari proyek ini.

Jika orang melihat rumah ini dari jalanan mungkin tidak akan menyangka dalam rumahnya yang seperti ini. Hal ini dikarenakan adanya perbedaan ketinggian lantai pada rumah dan menjadi keunikan pada rumah ini. 

Untuk ruangan dibawah terdapat ruang tengah, ruang makan, dan juga dapur. Semuanya disatukan tanpa dinding partisi kecuali pada area dapur, sehingga orang didalamnya dapat bebas bersosialisasi. Adapun ruang bersantai di area outdoor dengan susunan meja dan kursi piknik.

Untuk area ruang kerja terdapat slab beton yang digunakan untuk menahan langit-langit kaca pada salah satu sisi ruangan. Didesain unik dengan adanya partisi kaca yang menjadi ruang penyimpanan sepeda. Hal ini dikarenakan ruang kerja memiliki dua pintu akses yaitu melalui area depan rumah bersebelahan dengan pintu utama rumah dan pintu yang menyambung dengan bagian dalam rumah.

Tampak depan dari rumah ini memang tidak menunjukkan isinya yang begitu kompleks. Area depan yang tampak sederhana ini digunakan sebagai lahan parkir kendaraan dan juga teras rumah. Sedangkan tepat di sebelah dinding pintu utama terdapat ruang kerja beserta pintu masuk ke dalamnya. Sehingga rumah ini memiliki 2 akses pintu dengan area masuk yang berbeda.

Berbeda dengan halaman depannya, pada halaman belakang benar-benar dimaksimalkan sebagai area bersantai dan juga area hijau. Tanaman pot, rerumputan, serta pepohonan rindang tersebar di area ini.

sumber: sunset house

Artikel Asli