Sulit Dikenali, RS Polri Rekonstruksi Wajah Jenazah Pria Dalam Koper

Kompas.com Dipublikasikan 15.02, 13/11/2019 • Dean Pahrevi
KOMPAS.COM/AFDHALUL IKHSAN
Kapolres Bogor, AKBP Muhammad Joni masih melakukan penyidikan terkait mayat dalam koper yang ditemukan di atas jurang hutan pinus, Kampung Teluk Waru, Desa Curug Bitung, Kecamatan Nanggung, Bogor, Jawa Barat.

 

JAKARTA, KOMPAS.com - Pihak Rumah Sakit Polri Kramat Jati melakukan rekonstruksi wajah jenazah pria dalam koper yang ditemukan di atas jurang hutan pinus, Kampung Teluk Waru, Desa Curug Bitung, Kecamatan Nanggung, Bogor.

Kepala Instalasi Forensik RS Polri Kramat Jati Kombes Edy Purnomo mengatakan, rekonstruksi wajah korban dilakukan guna mempercepat proses identifikasi identitas korban.

Sebab, saat ditemukan, wajah korban tak bisa dikenali.

"Sejak kemarin (12 November 2019) kita melakukan rekonstruksi wajah pada kasus korban jenazah di dalam koper. Semoga proses rekonstruksi ini cepat selesai," kata Edy saat dikonfirmasi, Rabu (13/11/2019).

Edy menjelaskan, hasil rekonstruksi wajah itu nantinya diharapkan dapat dikenali masyarakat. Dengan demikian, identitas korban yang diduga dibunuh ini bisa segera diketahui.

Sebab, hingga kini belum ada masyarakat yang melapor ke RS Polri atau Polres Bogor yang merasa korban adalah anggota keluarganya.

Baca juga: Ungkap Misteri Mayat Dalam Koper di Bogor, Polisi Periksa 6 Saksi

"Rekonstruksi ini dilakukan karena wajah korban sudah sulit dikenali, secara pembusukannya sudah lanjut sehingga diperlukan rekonstruksi. Rekonstruksi itu ada dua hal yang dikerjakan, rekonstruksi manual dan rekonstruksi medis, melalui foto x-ray dan foto medis," ujar Edy.

Sebelumnya, tukang ojek pangkalan bernama Adang menemukan koper tergeletak di bawah jurang hutan pohon pinus, saat dirinya melintas pada Minggu (10/11/2019) siang.

Saat didekati, Adang melihat di koper tersebut banyak dikerumuni lalat dan mengeluarkan bau tak sedap.

Ia yang mencurigai temuan itu lantas panik dan memanggil warga bernama Didi Suswandi (42).

Namun, Didi dan Adang kaget ketika melihat kaki manusia keluar dari sela-sela resleting koper berwarna biru tersebut.

Dugaan Didi benar, saat polisi membuka koper, ternyata isinya jenazah yang dibungkus plastik hitam, dilapisi selimut dan sekujur tubuh dililit plester putih.

Didi semakin terkejut lagi ketika jasad korban telah dikeluarkan dari dalam koper. Kondisinya membusuk dan fisiknya ada yang hilang saat diangkut ke atas mobil.

Baca juga: Mayat Dalam Koper Ditemukan di Bogor, Ini yang Buat Warga Curiga

Adapun ciri-ciri sementara mayat tersebut adalah seorang pria berjenggot, berusia 40 tahun dengan tinggi badan sekitar 183 sentimeter. Pakaian terakhir yang digunakan adalah jas hitam.

Kemudian, ada bekas jahitan di kaki sebelah kanan karena patah dan beberapa jahitan di bagian perut seluas 4x6 sentimeter.

Penulis: Dean PahreviEditor: Ambaranie Nadia Kemala Movanita

Artikel Asli