Sukses di Lazio, Flop di Liverpool, Apa yang Sebenarnya Terjadi Pada Luis Alberto?

bola.net Dipublikasikan 14.30, 08/07
Luis Alberto (c) AP Photo
Gelandang asal Spanyol Luis Alberto membeberkan alasan mengapa ia bisa sukses di Lazio namun gagal di Liverpool.

Bola.net - Gelandang asal Spanyol Luis Alberto membeberkan alasan mengapa ia bisa sukses di Lazio namun gagal di Liverpool.

Luis adalah pemain didikan akademi Sevilla. Namun ia juga pernah menjadi bagian dari skuat Barcelona B dengan status pinjaman.

Ia cuma mendapat kesempatan bermain setahun saja di Barca B. Luis kemudian ditarik ke Anfield pada musim panas 2013.

Namun di Liverpool ia kesulitan mengembangkan potensinya. Liverpool kemudian meminjamkannya ke Malaga pada musim (2014-15) dan Deportivo La Coruna (2015-16) sebelum akhirnya dijual ke Lazio pada tahun 2016.

Halaman 1 dari 2

Apa yang Terjadi di Liverpool?

Luis Alberto kemudian angkat bicara soal waktunya di Liverpool kala itu. Ia membeberkan apa alasannya gagal bersinar di klub Merseyside tersebut.

Ia mengaku kegagalannya itu bukan karena Liverpool. Namun hal itu terjadi karena dirinya sendiri yang tak berlatih sekeras yang seharusnya.

"Saya pikir ini sedikit salah saya. Saya tidak melakukan segala yang diperlukan untuk berada di level saya dalam hal pekerjaan dan fokus," ungkapnya pada France Football.
"Apa yang seharusnya saya lakukan pada usia 20 tahun, saya baru bisa melakukannya pada usia 25 tahun. Sayang sekali, saya kehilangan beberapa tahun," sesalnya.

"Saya 27 tahun sekarang. Saya berusaha memanfaatkannya sebaik mungkin dan saya pikir masih ada banyak waktu untuk terus menikmati diri saya sendiri," aku Luis.

Halaman 2 dari 2

Kegagalan Juara Premier League

Luis Alberto sempat mendapat kesempatan bermain di musim perdananya di Liverpool. Saat itu The Reds ditukangi oleh Brendan Rodgers.

Saat itu ia dimainkan sebanyak 13 kali di semua ajang kompetisi. Sembilan di antaranya di ajang Premier League, dengan hanya sumbangan satu assist.

Liverpool juga diperkuat para pemain macam Luis Suarez, Steven Gerrard, Raheem Sterling, dan Daniel Sturridge. Saat itu The Reds nyaris juara namun akhirnya terpeleset di saat-saat krusial dan disalip Manchester City.

“Saya meninggalkan Spanyol dengan cepat, dan terutama sebuah konteks, di tim B Barcelona. Di Liverpool, saya beradaptasi dengan baik, tetapi itu terjadi sedikit demi sedikit," kenangnya.

“Saya selesai dengan mencapai level yang baik, dengan kemungkinan bermain sedikit. Sayangnya, kami tidak mendapatkan kesempatan untuk memenangkan Premier League," tandasnya.

Kisah pahit di Liverpool itu kini sudah berlalu. Luis Alberto kini meniti sukses bersama Lazio. Musim ini, ia mampu membawa timnya bersaing meraih Scudetto melawan Juventus dan Inter Milan.

(France Football)

Artikel Asli