Sukses Hantam Man City, Legenda Man United Ungkap 1 Sisi Tak Terduga Solskjaer

INDOSPORT.com Diupdate 03.15, 08/12/2019 • Dipublikasikan 03.48, 08/12/2019 • Penulis: Edo Bramantio | Editor: Cosmas Bayu Agung Sadhewo

INDOSPORT.COM - Mantan pemain sepak bola Manchester United, Ashley Young, membeberkan satu ciri khas Ole Gunnar Solskjaer setelah mampu membawa timnya menang melawan Manchester City di Liga Inggris 2019-2020.

Pada Minggu, 8 Desember 2019 dini hari, Manchester United memang bertandang ke Etihad Stadium untuk menghadapi tim tuan rumah Manchester City. Pada laga pekan ke-16 Liga Inggris tersebut, klub Setan Merah sukses menang tipis 2-1 melalui gol Marcus Rashford dan Anthony Martial.

Hasil positif tersebut membawa mereka naik ke peringkat lima di klasemen sementara dengan torehan 24 poin, hasil dari enam kali menang, enam kali imbang, dan empat kali kalah. Sementara itu, Manchester City atau The Citizen masih bertahan di posisi tiga dengan torehan 32 poin, hasil dari 10 kali menang, dua kali imbang, dan empat kali kalah.

Kemenangan ini merupakan prestasi luar biasa dari Ole Gunnar Solskjaer, apalagi sebelumnya mereka juga mampu menumbangkan Tottenham Hotspur asuhan Jose Mourinho dengan skor serupa, yaitu 2-1. Karena hal ini, eks pemain belakang Manchester United yang bernama Ashley Young langsung melihat satu ciri khas dari pelatih asal Norwegia itu.

"Ole adalah sosok berwajah manis yang selalu tersenyum sepanjang waktu. Namun ketika timnya mengalami kekalahan, ia akan tampak depresi dan tak segan menunjukkan ekspresinya itu di hadapan publik," ujar Young seperti dilansir dari laman portal berita olahraga Football 365.

"Di sisi lain, ketika ia benar-benar serius, maka ia akan serius dan mampu mengubah timnya jadi tim paling menakutkan," tambahnya.

"Dia itu mirip seperti Sir Alex Ferguson. Itulah cara dia untuk membuat orang-orang jadi menghormatinya. Ole adalah sosok yang fantastis. Semua orang segan kepadanya. Dia punya pengalaman melatih yang cukup untuk membawa Manchester United merebut gelar juara Liga Inggris," tutupnya.

Apa yang dikatakan oleh mantan bek berusia 34 tahun itu bukan tanpa alasan. Pasalnya, sebelum pertandingan melawan Tottenham, ada kabar bahwa pihak Setan Merah akan memecatnya jika dirinya tidak mampu meraih kemenangan di laga tersebut dan di laga menghadapi Manchester City. Solskjaer ternyata langsung menanganinya dengan serius sampai akhirnya mampu menang.

Ini adalah ciri khas yang patut dimiliki oleh setiap pelatih sepak bola. Dengan kemenangan tersebut, pihak manajemen juga diyakini bakal mengurungkan niat mereka dalam memecat Ole Gunnar Solskjaer. Jika ia mampu terus konsisten dengan performanya itu, bukan tidak mungkin Manchester United akan mampu finis di zona empat besar Liga Inggris musim ini.

Artikel Asli