Sukses Gelar Haji di Tengah Pandemi, Arab Saudi Pertimbangkan Buka Kembali Izin Umrah

Merdeka.com Dipublikasikan 02.26, 04/08/2020

                Jemaah Haji Tawaf Menjaga Jarak di Masjidil Haram. ©2020 Saudi Ministry of Media/Handout via REUTERS
Pada akhir Februari, Arab Saudi menunda izin umrah untuk jemaah dari seluruh dunia, dalam rangka mencegah penyebaran virus corona. Pada 4 Maret, kerajaan tersebut juga menunda izin umrah bagi warga dan penduduk setempat.

Arab Saudi akan mengevaluasi pelaksanaan musim haji luar biasa tahun ini, yang digelar di tengah pandemi virus corona. Pelaksanaan ibadah haji 2020 selama dua pekan menerapkan keamanan tingkat tinggi dan berbagai pembatasan yang ketat. Demikian disampaikan Wakil dari Kementerian Haji dan Umrah Bidang Urusan Haji, Dr. Hussein al-Sharif, kepada media lokal pada Senin.

Dia menambahkan, kementeriannya akan mengumpulkan berbagai pelajaran selama penerapan prosedur kesehatan dan pengaturan logistik selama musim haji 2020 dan akan mulai mempersiapkan musim umrah selanjutnya, menurut koran Okaz, dikutip dari Alarabiya, Selasa (4/8).

Pada akhir Februari, Arab Saudi menunda izin umrah untuk jemaah dari seluruh dunia, dalam rangka mencegah penyebaran virus corona. Pada 4 Maret, kerajaan tersebut juga menunda izin umrah bagi warga dan penduduk setempat.

Kesuksesan Penyelanggaraan Haji 2020

Para jemaah haji menyempurnakan semua rukun haji pada Minggu.

Presiden Jenderal Urusan Dua Masjid Suci, Sheikh Abdulrahman bin Abdulaziz Al-Sudais mengumumkan kesuksesan musim haji tahun ini dan upaya pihak berwenang untuk melindungi para jemaah dan memastikan kepatuhan terhadap tindakan pencegahan yang ketat, menurut kantor berita pemerintah, SPA.

Negara kerajaan ini hanya mengizinkan 10.000 penduduk Arab Saudi beragam kewarganegaraan untuk melaksanakan ibadah haji tahun ini akibat pandemi Covid-19.

Haji adalah salah satu rukun Islam dan diwajibkan bagi Muslim yang mampu sekali seumur hidup. Diperkirakan 2,5 juta jemaah dari seluruh dunia melaksanakan ibadah haji setiap tahun.

Artikel Asli