Subscene Ramai Dibahas di Medsos, Ternyata Diblokir Kominfo

Trending Now! Dipublikasikan 05.00, 08/04/2020
Photo by Unsplash/brucemars
Photo by Unsplash/brucemars

Warganet ramai membahas diblokirnya situs penyedia subtitle subscene.com oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika. Perbincangan itu muncul di media sosial Twitter sejak Jumat (20/3). 

Saat ini jika situs itu dibuka maka pengaksesnya diarahkan ke laman Internet Positif. 

Berikut ini cuitan netizen:

Keluar rumah gaboleh, Bioskop ditutup, netflix diblokir, situs nonton yang gak legal diblokir, lah sekarang malah subscene juga diblokir sama kominfo.
La terus hiburan nya apa dong, Liat berita corona terus di tv ?

— Giffari alfan shidqi (@Papzsaurus) April 7, 2020

Ada juga warganet yang mempertanyakan pemblokiran tersebut karena menurut mereka subscene merupakan penyedia subtitle dan tidak ada unsur konten negatif 

Baru nyadar kalo Subscene diblokir. Mon maap nih, pak @kemkominfo, tapi alasannya apa ya? Konten negatifnya dimana dah subscene? 🤔 Hhh

— Hafíz (@hahafizzz) April 7, 2020

Layanan penyedia subtitle ini ternyata banyak dipakai warganet Indonesia untuk menonton film hingga serial dengan nyaman karena teks terjemahan bahasa Indonesia. Beberapa penyedia subtitle di situs seperti subcene ini cukup populer seperti seorang penerjemah yang memakai identitas Internet "lebahganteng". 

Lebahganteng pertama menaruh subtitle di subscene pada 2011 dan sudah membuat subtitle untuk lebih dari 500 judul film. "Saya nerjemahin buat seneng-seneng saja, bukan kerjaan," ujarnya. Simak wawancara lebahganteng selengkapnya DI SINI.

Belum ada penjelasan Kominfo

Kementerian Kominfo sendiri belum buka suara soal blokir ini. Namun diduga kuta ini bagian dari upaya Kominfo menyetop kebiasaan menonton konten ilegal. Sebelumnya Kominfo juga memblokir situs penyedia film bajakan yakni IndoXXI. Mereka mengklaim melakukan tindakan itu agar dapat memberantas pelanggaran Hak Kekayaan Intelektual (HAKI). Kemenkominfo bekerja sama dengan Coalition Against Piracy (CAP) serta Ditjen HAKI Kemenkumham. Berita selengkapnya dapat dibacaDI SINI

Bagaimana tanggapan kalian mengenai pemblokiran film serta subtitle ini?