Suami Iis Dahlia Diisukan Dipecat: Jangan Komentar Nanti Menyesal

Tempo.co Dipublikasikan 17.33, 11/12/2019 • Rini Kustiani
Satrio Dewandono yang menikah dengan Iis Dahlia pada 2001 menerbangkan pesawat Garuda Indonesia tipe Airbus A330-900 dari Toulouse, Prancis, ke Jakarta pada 1 Desember lalu. Instagram/@isdadahlia
Iis Dahlia menanggapi komentar netizen yang memberikan reaksi negatif atas rumor suaminya, Satrio Dewandono dipecat dari Garuda Indonesia.

TEMPO.CO, Jakarta - Penyanyi Iis Dahlia memberi tanggapan menohok kepada netizen yang menuduh suaminya dipecat. Suami Iis Dahlia, Satrio Dewandono diisukan dipecat lantaran menjadi pilot pesawat Garuda Indonesia yang mengakut sepada motor Harley Davidson dan sepeda Brompton.

Dalam unggahannya di Instagram, Iis Dahlia bersama dengan suami dan anaknya sedang bersantap di sebuah restoran di London, Inggris. "Last night with the girls," tulis Iis Dahlia dalam keterangan fotonya pada Selasa, 10 Desember 2019. Mereka kompak mengenakan pakaian serba hitam.

Di kolom komentar unggahan itu, ada warganet yang memberikan pernyataan yang mengaitkan status pekerjaan suami Iis Dahlia di Garuda. "Sukurin dipecat," tulis akun @alek.alek.18007. Komentar yang disukai 40 akun tersebut ditanggapi oleh netizen lainnya. "Disuap berapa untuk nyopiri pesawat yg membawa barang slundupan. Pantas mewah menghalalkan segala cara," tulis akun @anita_sharah.

Komentar tersebut langsung ditanggapi oleh Iis Dahlia. Dia menyarankan agar netizen tidak berkomentar jika tidak tahu masalahnya. "Kalo enggak ngerti jangan komen. Ntar nyesel," tulis Iis Dahlia.

Sebelumnya, Iis Dahlia membenarkan jika suaminya yang mengendalikan pesawat Garuda Indonesia tipe Airbus A330-900 yang masih baru itu dari Toulouse, Prancis ke Jakarta pada 17 November 2019. Hanya saja, Iis Dahlia menegaskan kalau Satrio Dewandono tak tahu-menahu urusan muatan pesawat.

"Pilot mana ngurusin bagasi," ujar Iis Dahlia kepada Tempo, Jumat, 6 Desember 2019. "Bukannya sekarang sudah pada tahu itu barang milik siapa."

Pada 1 Desember 2019, petugas Direktorat Jenderal Bea Cukai Bandara Soekarno-Hatta memeriksa bawaan pesawat tersebut. Pesawat Garuda Indonesia itu ketahuan mengangkut sejumlah bagian sepeda motor Harley Davidson dan sepeda Brompton tanpa melalui proses bea cukai alias selundupan.

Artikel Asli