Studi: Cahaya Biru dari Ponsel dapat Merusak Sel Otak & Persingkat Hidup!

Suara.com Dipublikasikan 13.45, 21/10/2019 • Vika Widiastuti
Ilustrasi bermain ponsel (Sumber: Shutterstock)
Ilustrasi bermain ponsel (Sumber: Shutterstock)

Suara.com - Bermain ponsel sebelum tidur adalah kebiasaan yang cukup sulit ditinggalkan bagi sebagian orang.

Seperti yang sudah dikatakan oleh pakar, layar ponsel memancarkan cahaya biru yang dapat menganggu ritme sirkardian dan memengaruhi kualitas tidur.

Lebih dari itu, sebuah penelitian menunjukkan cahaya LED biru dapat mempercepat proses penuaan dan merusak sel-sel otak.

MelansirChina Press viaWorld of Buzz, penelitian ini dilakukan oleh Oregon State University pada lalat buah. Disebutkan sel otak lalat buah yang terpapar lampu LED biru akan membusuk.

Penulis utama makalah penelitian ini, Profesor Jaga Giebultowicz, juga mengatakan cahaya buatan ini dapat memotong rentang hidup lalat buah dengan jumlah yang cukup banyak.

Ilustrasi beberapa orang sedang menggunakan ponsel saat berkumpul bersama. [Shutterstock]

Dalam percobaan, lalat buah yang terpapar cahaya biru buatan dalam waktu 12 jam dan gelap total memiliki risiko 15% untuk hidup lebih pendek daripada lalat yang hidup terpapar kegelapan total serta lalat yang hidup dengan cahaya alami.

Lalat yang terpapar cahaya biru juga mengalami kerusakan pada neuron otak serta sel-sel retina mereka.

Perlu juga dicatat bahwa beberapa lalat dalam percobaan ini tidak memiliki mata, karena mutasi bawaan. Namun, mereka masih menderita gangguan otak dan kapasitas motorik yang sama.

Meskipun ini mungkin bukan bukti konklusif bahwa lampu LED biru dapat mempersingkat hidup, Anda harus tetap berhati-hati dan biasakan menggunakan filter cahaya biru pada perangkat Anda agar tidak menganggu ritme sirkardian.

Artikel Asli